Dua Negeri Bebas Covid-19 Ini, Membangun Travel Bubble


Selandia Baru dan Cook Islands, membangun travel bubble atau gelembung perjalanan, setelah wakil perdana menteri Cook Islands mengatakan negaranya siap untuk menyambut penerbangan wisatawan pada minggu depan.

Cook Islands adalah kepulauan yang berpemerintahan mandiri di Pasifik, dalam "asosiasi bebas" dengan Selandia Baru. Di negeri itu tak ditemukan kasus Covid-19, sementara Selandia Baru telah menekan virus corona hingga tak ada temuan kasus baru lebih dari 70 hari. 

Travel bubble tersebut sangat menguntungkan kedua belah pihak. The Guardian menyebut Cook Islands adalah tujuan liburan favorit bagi warga Selandia Baru, dan lebih dari 80.000 penduduk Cook Islands tinggal secara permanen di Selandia Baru.

Mark Brown, Wakil Perdana Menteri Cook Islands, mengatakan kepada AM Show bahwa pembicaraan antara kedua negara untuk membuka gelembung perjalanan bebas karantina sedang dalam tahap akhir. Dan penerbangan dapat dimulai pada awal minggu depan.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan Perdana Menteri Cook Islands, Henry Puna, berbicara di telepon pada Senin malam, kata Brown, dan negaranya sangat membutuhkan turis dari Selandia Baru, untuk menghidupkan perekonomian. 

“Kami bebas Covid-19 ... Selandia Baru berada di level 1 tanpa transmisi komunitas. Jadi kami cukup senang melihat pendirian jembatan perjalanan baru,” kata Brown, mengatakan negaranya juga dalam pembicaraan lanjutan dengan Air New Zealand.


"Gerbang perjalanan" khusus antara Cook Islands dan bandara Auckland akan didirikan, kata Brown, dan warga negara Selandia Baru yang telah berada di negara itu selama 30 hari atau lebih akan memenuhi syarat untuk mengunjungi Cooks.

Cook Islands bergantung ekonominya dari pariwisata sebesar 70 persen, sementara tenaga kerjanya 45 persen bekerja pada industri pariwisata.  

Wilayah Pasifik memiliki jumlah infeksi Covid-19 yang sangat rendah - hingga saat ini hanya 300 kasus - karena isolasi geografis dan penegakan ketat penutupan perbatasan.

Namun beberapa wilayah di Pasifik yang hidup dari pariwisata mengalami kehancuran ekonomi. Fiji Airways memberhentikan 775 karyawan - lebih dari separuh tenaga kerjanya - dan di Vanuatu, 70 persen pekerja pariwisata kehilangan pekerjaan.

Sebuah survei baru-baru ini tentang bisnis di Cook Islands memperkirakan 90 persen penurunan pendapatan dari dampak ekonomi akibat pembatasan perjalanan.


Sumber : tempo.com

No comments

Powered by Blogger.