Gejala Awal Kanker Ovarium yang Kerap Tak Disadari

ilustrasi kanker ovarium


Kanker ovarium adalah jenis kanker yang berkembang di indung telur wanita. Melansir Mayo Clinic, sistem reproduksi wanita memiliki dua ovarium atau indung telur, masing-masing berada di setiap sisi rahim. Ukuran ovarium ini sebesar kacang almond. Bagian organ reproduksi wanita ini menghasilkan sel telur, hormon estrogen, dan progesteron. 

Stadium Akhir Kanker ovarium sering tidak terdeteksi sampai pertumbuhan sel abnormal menyebar di panggul dan perut. Ketika kanker sudah menyebar ke luar indung telur, penyakit pada sistem reproduksi ini lebih sulit diobati. Apabila terdeteksi saat penderita merasakan gejala awal kanker ovarium, penyakit ini umumnya lebih mudah dikendalikan. 



Tak Selalu Benjolan Gejala kanker ovarium Ciri-ciri kanker ovarium di tahap awal kerap tidak disadari karena gejalanya mirip penyakit lainnya. Selain itu, gejala kanker ovarium stadium awal juga kerap muncul secara tiba-tiba dan mudah hilang sehingga rentan diabaikan penderitanya. Melansir Healthline, beberapa gejala kanker ovarium di tahap awal di antaranya: 

Perut kembung, ada rasa seperti ditekan, dan nyeri Rasa begah dan perut gampang sesak saat makan Tidak berselera makan Sering kencing 

Selain itu, tanda kanker ovarium lainnya yakni: Mudah lelah Gangguan pencernaan Asam lambung naik Sembelit Sakit punggung Siklus haid tidak teratur Sakit saat berhubungan seksual Timbul ketidaknyamanan di panggul 

Beberapa gejala kanker ovarium di atas belum tentu disebabkan kanker. Bisa juga karena penyakit lainnya. Terutama jika penderita hanya merasakannya sekali atau dua kali dan gejala penyakitnya hilang setelah minum obat yang dijual bebas di apotek atau toko obat. Kendati demikian, penderita pantang mengabaikan gejala kanker ovarium. 

Seperti jenis kanker lainnya, kanker ini paling mudah diobati ketika terdeteksi sejak dini. Jika Anda merasakan gejala kanker ovarium dan berisiko mengidap penyakit ini, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter.  Beberapa faktor risiko kanker ovarium di antaranya: 

Punya riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium Memiliki riwayat kanker payudara, rahim, usus besar Kegemukan Menggunakan obat kesuburan atau terapi hormon tertentu Tidak pernah hamil Endometriosis Sudah menopause 

Diagnosis kanker ovarium 
 
Selain beberapa gejala kanker ovarium di atas, penderita sulit mengenali tanda penyakit ini karena posisi ovarium berada di dalam rongga perut, sehingga sulit merasakan keberadaan tumor. Selain itu, belum ada skrining rutin khusus untuk mendeteksi kanker ovarium. Itulah mengapa, penting bagi penderita berkonsultasi ke dokter apabila sering merasakan gejala kanker ovarium. Untuk mendeteksi penyakit, dokter umumnya melakukan pemeriksaan panggul. Selain itu, dokter juga merekomendasikan pemeriksaan USG, CT Scan perut dan panggul, tes darah, dan biopsi.









Sumber : kompas

No comments

Powered by Blogger.