Hobi Datangi Swinger Club, Pria Ini Kaget Pergoki Aksi Liar Anaknya Sendiri

Beberapa orang mungkin merasa lebih nyaman untuk melakukan seks bebas di Swinger Club. Namun, bagaimana jika mendadak malah bertemu dengan anakmu sendiri yang juga sedang melakukan hubungan seks di sana?

Merangkum The Sun, seorang pria berusia 51 tahun mengaku sering pergi ke Swinger Club selama 18 bulan, tepatnya sebelum kebijakan penguncian wilayah akibat pandemi Covid-19 diberlakukan.


Dia sendiri sudah bercerai 10 tahun lalu. Merasa tidak pernah menemukan orang lain yang cocok di hatinya, dia pun jadi sering berganti pasangan dan mencari teman kencan baru.

Belakangan, seorang teman mengajaknya di Swinger Club dan ternyata dia menyukai tempat itu. Dia merasa aman untuk melakukan apapun sesuka hatinya dan tidak dihakimi siapapun.

Namun, awal tahun ini, sebuah insiden tak terduga terjadi. Dia tiba di Swinger Club lebih awal, minum di bar, sebelumnya kemudian mulai menanggalkan pakaiannya untuk menikmati pesta seks.

Pria ini masuk ke sebuah ruangan dan melihat kerumunan pria sedang menonton pasangan berhubungan seks. Tak disangka, itu adalah anak lelakinya sendiri.

"Kami melakukan kontak mata tetapi aku tidak tahu harus berkata apa atau bagaimana cara menanganinya. Aku segera kembali untuk berpakaian lalu pulang," kata duda tersebut.


Pria ini mengaku memiliki hubungan sangat sangat baik dengan anaknya yang berusia 29 tahun. Mereka seperti teman baik.

Namun, sekarang hubungan mereka sangat aneh. Anaknya bahkan tidak pernah membalas pesan teks atau menjawab panggilan telepon darinya.

"Dia hidup sendiri dan menurutku, apa yang dia lakukan dalam kehidupan pribadinya adalah urusannya. Dia pria dewasa dan bisa melakukan apa saja yang dia mau," kata dia.

"Saya yakin dia merasakan hal yang sama tentang saya tetapi melihatnya di klub telah menghancurkan segalanya," imbuhnya.

Dalam rubrik Dear Deidre di The Sun, dikatakan bahwa kemungkinan si anak merasa malu kepada ayahnya setelah keduanya bertemu di Swinger Club.

Sang ayah lalu mendapatkan saran, "Jelaskan betapa Anda sangat merindukannya dan katakan Anda tidak ingin momen memalukan ini menghancurkan cinta seumur hidup Anda."


Sumber : suara.com

No comments

Powered by Blogger.