Ibu yang Hamil 1 Jam Mengaku 19 Bulan Tak Berhubungan Badan dengan Suami



      Hamilnya seorang ibu di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dalam waktu satu jam lebih dan langsung melahirkan seorang bayi laki-laki, hingga saat ini masih menjadi misteri.



Bahkan menurut pengakuan sang ibu, dirinya sudah 19 bulan tidak pernah melakukan hubungan badan dengan suaminya, bahkan setiap bulan masih rutin datang bulan.

Misteri lahirnya seorang bayi laki laki yang diberi nama Lingga Cipta Radepa, hingga saat ini masih menjadi perbincangan, karena proses sang ibu mulai hamil hingga melahirkan bayinya hanya dalam hitungan waktu satu jam lebih.

Peristiwa itu bermula di mana sang ibu perutnya tiba tiba membesar, dan melahirkan bayi laki laki, pada Sabtu malam 18 Juli, sekitar pukul 21.30 WIB.

Selama ini sang ibu yang diketahui bernama Heni Nuraeni (30), tidak pernah merasakan adanya tanda tanda kehamilan, karena setiap bulan selalu datang bulan, bahkan saat melahirkanpun sang ibu sedang datang bulan.

Bukan hanya itu, menurut pengakuan sang ibu, kepada orang tua dan camat Puspahiang, selama 19 bulan dirinya belum pernah melakukan hibungan badan dengan suaminya Erik (38), yang sehari hari bekerja sebagai buruh di salah satu rumah makan di Kota Tasikmalaya.

Heni dan suaminya Erik, tidak pernah melakukan hubungan suami istri setelah melahirkan anak keduanya 19 bulan yang lalu, karena proses kelahiran anak keduanya secara cesar, sehingga mereka tidak boleh memiliki anak terlebih dahulu, dan pasangan ini pun akhirnya sepakat untuk tidak melakukan hubungan badan karena takut kembali hamil.

Pasangan ini sudah memiliki anak pertama berumur 10 tahun, dan anak kedua berusia 19 bulan, serta anak ketiganya yang baru saja dilahirkan, meski tanpa ada pertanda hamil atau perut membesar seperti pada umumnya perempuan yang hamil.

"Ini merupakan hal yang aneh tapi nyata, karena setelah saya melakukan komunikasi dengan keluarga dan Ibu Heni, bahwa selama 19 bulan ibu Heni dan suaminya tidak pernah melakukan hubungan suami istri," jelas Camat Puspahiang, Zalkap Drasman.

Heni kini mangaku syok karena dirinya tidak hamil dan tidak bersetubuh, dan menstruasi rutin, namun saat menstruasi terakhir malah perutnya merasa sakit dan tiba-tiba perutnya membesar dan melahirkan anak yang sehat.

"Hal ini lah yang membuat kejadian ini aneh tapi nyata terjadi, sehingga dirinya mensyukuri kejadian ini namun karena kehendak allah semuanya bisa terjadi," jelas Zalkap.

Sementara menurut orang tua Heni, Mahmudin (48), setiap bulan anaknya setiap bulan lancar dan saat lahiran malah sedang mentruasi.

"Kami berharap bahwa dengan lahirnya bayi ini bisa membawa manfaat kepada orang lain dan kedua orang tuanya," jelas Mahmudin.

Diberitakan sebelumnya, Heni mengalami hal yang aneh pada hari Sabtu sore karena saat dirinya sedang membuat kue bolu pesanan, tiba-tiba merasakan perutnya sakit, yang kemudian Heni pulang ke rumah orang tuanya.

Namun sekitar pukul 20.00, tiba tiba perutnya di bagian kanan mulai menonjol, dan hanya butuh waktu satu jam setengah perutnya terus membesar seperti sedang hamil, dan mulai merasakan sakit mulas.

Sekitar pukul 21.30 akhirnya dengan bantuan dukun beranak, Heni akhirnya melahirkan anak laki laki dengan proses persalinan secara normal, dan baik bayi dan ibunya kondisnya sehat.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.