Jadi Murid Satu-satunya di Sekolah, Dimas Bak Dapat Layanan 'VIP'



     Dimas Ibnu Alias (13) menjadi satu-satunya murid yang berangkat sekolah saat pandemi virus Corona atau COVID-19. Hal itu dilakukannya karena tak miliki smartphone atau gawai sebagai sarana pembelajaran daring yang diterapkan di tengah pandemi COVID-19.



Dimas yang seorang diri, mendapatkan pembelajaran tatap muka dengan para guru seolah mendapatkan layanan VIP. Sebab, ia hanya seorang diri di sekolah namun mendapatkan arahan pembelajaran secara langsung dari para guru.

Kepala Sekolah SMPN 1 Rembang, Isti Chomawati menyebut Dimas menjadi satu-satunya siswa yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Dimas sudah mulai menjalani aktivitas tersebut sejak Rabu (22/7).

"Daring biasa kita mulai pukul 07.30 WIB, Mas Dimas ini datang ke sekolah jam 07.00 WIB biasa diantar orang tuanya naik sepeda onthel itu. Ya memang Mas Dimas sendirian di sini, jadi ada tiga mata pelajaran selama sehari, ada tiga guru yang mengajar Mas Dimas langsung, lainnya kan via daring," jelas Isti saat ditemui detikcom, Jumat (24/7/2020).

Isti menyebut selain Dimas sejatinya ada sejumlah murid lainnya yang dalam kondisi yang sama yakni tak memiliki gawai. Tapi mereka bisa meminjam smartphone milik saudara dan masih mampu membeli kuota.

Menurutnya, sudah ada solusi yang disiapkan dari pihak sekolah. Yakni pengusulan beasiswa ke Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang agar Dimas menjadi salah satu penerima manfaatnya.

"Hanya Dimas saja (yang datang ke sekolah), dan saya juga tidak tahu, kaget kalau kondisinya Dimas seperti itu. Sehingga kami akan usulkan sesuai arahan dari Dinas Pendidikan," pungkasnya.

Sumber :detik

No comments

Powered by Blogger.