Seram! Pria Pelihara Makhluk Halus Jelang Maut, Mata Membelalak Mulut Terngaga

Seram! Pria Pelihara Makhluk Halus Jelang Maut, Mata Membelalak Mulut Terngaga

Sebagai orang yang beriman, kita dilarang meminta jasa bantuan makhluk halus untuk mencapai sukses. Perbuatan ini adalah dosa besar dan dikutuk oleh Allah.

Hanya kepada Allah SWT tempat bagi setiap manusia untuk mencari bantuan dan perlindungan. Bukan makhluk halus seperti bangsa jin.

Sebuah kisah misteri diceritakan oleh seorang warga Malaysia bernama Hisham Ibrahim. Pria 35 tahun ini mengenang kejadian aneh yang menimpa kakek buyutnya yang dipanggil Oyang.



Setelah lulus dari kuliah, Hisham berkelana ke ibukota untuk mencari pekerjaan di usia 24 tahun.

Menurut Hisham, sejak bekerja di Kuala Lumpur, dia jarang pulang ke rumah di kampung halaman yang pada masa itu hanya dihuni ayah, neneknya, Oyang dan dua saudaranya yang sudah menikah tapi tinggal berdekatan. Ibu Hisham sudah lama meninggal dunia.

Tak Sadarkan Diri Tiba-tiba
Hisham dilahirkan dalam keluarga yang relatif bahagia karena memiliki banyak kebun buah-buahan dan beberapa hektar tanah dengan pohon-pohon karet di atasnya.

Dia bersyukur karena keluarganya tidak pernah kekurangan uang. Keluarganya bahkan sering membantu orang-orang yang mengalami kesusahan di kampung.

Sembilan tahun yang lalu, Oyang berusia hampir seratus tahun. Dia tampak dalam keadaan sehat meskipun kadang-kadang dia sakit.

" Sampai suatu hari saya dipanggil pulang karena Oyang tiba-tiba tidak sadar. Ketika itu saya adalah cicit kesayangannya. Saya putuskan untuk berhenti kerja dan pulang ke kampung menjaga Oyang," katanya.

Ditugaskan Jadi Perawat
Selama sekitar dua bulan Oyang tidak sadarkan diri, Hisham hanya melihat tubuh kecil yang kaku tergeletak di ruang tamu.

Menurut Hisham, keluarganya sudah membawa Oyang ke rumah sakit. Tapi dokter tidak menemukan penyakit apa pun.

Jadi, ayah Hisham memutuskan untuk membawa pulang Oyang dan merawatnya di rumah. Hisham kebagian tugas jadi 'perawat' bagi Oyang.

" Setiap hari saya menyeka tangan dan kakinya. Hanya mendengar napas pendeknya membuat saya sadar bahwa Oyang masih hidup." katanya.

Kejadian Aneh di Rumah
Hisham mengaku pernah merasakan kejadian aneh di rumahnya. Saat tertidur usai merawat Oyang, dia seperti mimpi orang tua itu mengusap kepalanya.

Selain itu, Hisham juga merasakan rumah tua milik Oyang agak menakutkan. Karena setiap malam dia seperti melihat sosok anak kecil di samping rumah.

" Ayah malah pernah bilang di bawah rumah ini ada makhluk seperti dua ekor anjing hitam tidur tepat di bawah tempat Oyang berbaring," kata Hisham.

Mata Membelalak dan Mulut Ternganga
Selama dua bulan Oyang terbaring kaku, Hisham akhirnya bisa melihat reaksinya saat nazak atau dalam kondisi sakaratul maut. Oyang membelalakkan matanya. Mulutnya ternganga.

Ayah Hisham segera memanggil orang pintar. Suasana pun mulai terlihat makin menakutkan.

" Orang itu bilang Oyang sebenarnya sudah lama meninggal dunia. Rohnya tidak bisa lepas karena ada sesuatu yang menghalanginya," katanya.

Pelihara Makhluk Halus
Hisham terkejut saat orang pintar itu mengatakan Oyang memelihara makhluk halus yang disebut 'anak kerak'.

" Orang pintar bilang peliharaannya yang disebut 'anak kerak' itu memerlukan tuan baru yang sesuai. Dia kemudian melihat ke arah saya," kata Hisham.

Hisham hanya bisa menggelengkan kepala. Dia tak sanggup menerimanya. Begitu juga dengan ayah dan neneknya.

" Jadi orang pintar itu ambil keputusan membuang 'anak kerak' di tempat yang jauh," katanya.

Dibacakan Ayat Suci Alquran
Menurut Hisham, begitu tiga lembar atap seng dibuka dan dibacakan ayat suci Alquran, mata Oyang terpejam. Napasnya juga berhenti.

" Bersama orang kampung, kami mengurus jenazah Oyang dengan iringan bacaan ayat suci Alquran yang tidak henti-henti," ujar Hisham.

Kejadian tersebut memang cukup menakutkan. Hisham mendengar bahwa Oyang memelihara 'anak kerak' sejak masih muda.

" Orang-orang zaman dulu memang kebanyakan pakai 'pembantu'. Setelah Oyang meninggal, tidak ada lagi kejadian aneh di rumah," kata Hisham.








Sumber : dream

No comments

Powered by Blogger.