Serunya Berwisata ke Tangkuban Parahu, Bisa Rebus Telur di Kawah


Pesona Gunung Tangkuban Parahu memang tak pernah sirna. Ikon wisata yang berada di Bandung, Jawa Barat ini menyuguhkan pemandangan alam memukau dengan beragam aktivitas wisata menarik. Cocok banget untuk dijadikan destinasi liburan keluarga.

Salah satu keunikan lansekap alam Gunung Tangkuban Parahu terletak pada kawahnya. Gunung Tangkuban Parahu memiliki tiga kawah antara lain, Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas.

Menurut Ahli Geologi Oki Oktariadi, keberadaan tiga kawah tersebut tidak terlepas dari sejarah Gunung Tangkuban Parahu yang sempat erupsi berulang kali.

“Gunung Tangkuban Parahu meletus mulai 90 ribu hingga 10 ribu tahun lalu. Meletus, dan membentuk beberapa kawah. Tidak sekali meletus, tetapi ada beberapa periode,” kata Oki.

Lebih lanjut Oki menjelaskan, Tangkuban Parahu sebetulnya muncul di sebuah kaldera yang dinamakan Kaldera Gunung Sunda Purba. Keberadaan Gunung Sunda atau Tangkuban Parahu, menyebabkan dataran tinggi Lembang dengan Bandung terpisah. Ini ditandai dengan munculnya sesar Lembang, karena terbentuk secara bersamaan.



“Maka, bentuk sesar Lembang itu memanjang, dan masyarakat di sini menyebutnya sebagai Pasir Halang. Karena menghalangi orang Lembang untuk melihat ke Bandung,” ungkap Oki.

Oki menambahkan, Tangkuban Parahu termasuk jenis gunung api tipe A atau bisa dikatakan gunung api aktif. Hal ini dapat dilihat dari munculnya asap di beberapa celah di Kawah Domas. Jenis bebatuan di kawah ini pun merupakan jenis batuan lava yang sudah membeku.

Hal menarik lainnya di Kawah Domas ini adalah wisatawan bisa memasak telur. Cara memasaknya pun sangat sederhana.

Cukup masukkan telur ke kawah yang airnya mendidih, lalu ambil batu untuk mengganjal. Kendati demikian, wisatawan harus berhati-hati mengingat suhu udara di dekat air mendidih ini sangat panas.

Jadi selalu pastikan menjaga jarak aman. Perlu diingat pula durasi untuk memasak telur ini hanya 10 menit lho, Okezoners!

Selain memasak telur, terdapat pula kolam untuk merendam kaki di air hangat. Aktivitas wisata ini tak hanya digemari wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara.

Saking banyaknya wisatawan yang berendam kaki, penduduk lokal memanfaatkannya dengan membuat jasa pijat dan lulur lumpur kawah. Treatment ini dipercaya dapat menghilangkan penyakit kulit karena mengandung belerang.

Nah, bila tertarik liburan ke Tangkuban Parahu, objek wisata lokasinya berada di perbatasan Bandung Barat dengan Subang, tepatnya setelah Cikole Lembang. Tidak perlu khawatir, objek wisata ini sangat mudah untuk diakses.

Bila Anda datang dari arah Bandung menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa menggunakan rute Bandung – Lembang – Ciater. Setelah itu, cukup ikuti jalan Setiabudi menuju ke Lembang dan belok kanan ke arah Subang dari bundaran Lembang.

Sementara untuk tiket masuknya, wisatawan akan dikenakan biaya mulai dari Rp20 ribu di hari biasa dan Rp30 ribu di akhir pekan. Untuk wisatawan mancanegara tiketnya dibanderol mulai dari Rp200 ribu – Rp300 ribu.

Selain itu, bila Anda berencana menginap di seputar kawasan ini, maka di Tangkuban Parahu juga terdapat hotel dan tempat penginapan dengan harga yang cukup terjangkau. Boleh juga nih untuk dicoba saat liburan nanti!


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.