Siapa Orang yang akan Pertama Kali Disuntik Vaksin Covid-19?



     Vaksin Covid-19 masih dalam proses pembuatan sampai sekarang. Beberapa calon vaksin sudah memasuki tahap pengujian pada manusia, itu berarti proses hingga dipasarkan semakin dekat. Namun, tetap saja membutuhkan waktu.



Di samping itu, mungkin Anda akan bertanya-tanya siapa orang pertama yang akan menggunakan vaksin Covid-19 tersebut?

Pertanyaan seperti ini 'nyeleneh' tapi membuat sebagian dari Anda penasaran. Lalu, siapa orang tersebut? Menurut laporan New York Post, dia mungkin orang di negara tempat vaksin pertama dikembangkan.

Sekitar selusin vaksin dalam berbagai tipe berada dalam berbagai tahap pengujian di seluruh dunia, termasuk di Inggris, China, dan Amerika Serikat. Minggu ini, Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular AS, mengatakan ia sangat optimis akan ada vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini atau awal 2021.

Beberapa negara kaya telah memesan jutaan dosis vaksin eksperimental itu. Inggris dan AS, misalnya, telah berinvestasi dalam kandidat vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan diproduksi oleh AstraZeneca. Jika berhasil, politisi Inggris mengatakan warga Inggris akan divaksinasi dengan vaksin tersebut.

Sementara itu, AS berharap untuk mulai menimbun vaksin ini pada musim gugur. Selain itu, AS juga telah berinvestasi dalam kandidat vaksin lainnya.

Kelompok-kelompok termasuk aliansi vaksin GAVI juga bekerja untuk membeli dosis untuk negara-negara miskin dan AstraZeneca telah setuju untuk melisensikan vaksinnya ke Serum Institute India untuk diproduksi 1 miliar dosis.

Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang menyusun pedoman untuk distribusi etis vaksin Covid-19. Selain itu, bagaimana vaksin didistribusikan di suatu negara akan bervariasi.

Pekan lalu, para pejabat AS mengatakan mereka sedang mengembangkan sistem berjenjang untuk itu. Sistem ini kemungkinan akan memprioritaskan kelompok dengan risiko terbesar komplikasi parah dari Covid-19 dan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.