Warga Positif Covid-19 Nekat Gelar Hajatan, Satu Kampung Diisolasi



      Waga satu kampung di Pacitan, Jawa Timur harus menjalani karantina, dan tidak diperbolehkan keluar masuk rumah dan lingkungan selama 14 hari. Mereka diisolasi untuk memutus penyebaran virus Covid-19, lantaran sehari sebelumnya menghadiri pesta pernikahan tetangganya yang positif corona.

Bahkan, kini jalan masuk Dusun Klithik, Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo Pacitan ditutup total. Diketahui tuan rumah yang menggelar resepsi pernikahan diketahui bekarja di Surabaya sebagai asisten rumah tangga dan sempat menjalani tess PCR di Surabaya.
Sebelum hasil PCR keluar, pasien pulang ke Pacitan dan mengundang 50 tetangganya untuk acara kenduri bersama. Usai acara Kenduri, hasil PCR keluar dan dinyatakan positip covid-19.

Karena masuk kategori pasien positif tanpa gejala, pasien langsung dibawa ke lokasi karantina di Wisma Atlet Pacitan. Sementara, 50 warga dilakukan rapid test massal, dan kampung ini juga langsung diisolasi selama 14 hari, untuk mencegah penularan covid-19/ ke desa lain.

Masduki, Kepala Desa Kasihan mengatakan, selama masa karantina, kebutuhan warga dicukupi oleh pemerintah desa, juga ada bantuan suplemen vitamin dan sembako dari Polres Pacitan.

Sementara, Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto mengatakan, data dari gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Pacitan, penderita sebanyak 53 orang, dirawat 21 orang, sembuh 30 orang dan meninggal 2 orang.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.