4 Film Indonesia yang Mendunia


Kurang dari 6 jam lagi Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-75 tahun. Namun, perayaan kemerdekaan tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan pandemi yang masih berlangsung di tanah air tercinta.

Meskipun begitu, masyarakat bisa mengganti ajang lomba panjat pinang dengan menonton film-film Indonesia yang berprestasi dan juga mendunia.

Rangkuman 4 film Indonesia yang mendunia, berikut daftarnya:

1. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

 

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak merupakan film Indonesia yang tayang pada 16 November 2017 lalu. Film yang dibintangi oleh Marsha Timothy ini distribusikan ke 18 negara, termasuk diantaraya Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara di Eropa dan Asia Tenggara.

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak menceritakan tentang sekawanan tujuh perampok di sebuah padang sabana Sumba, mereka mendatangi rumah seorang janda bernama Marlina (Marsha Timothy). Para perampok tersebut mengancam nyawa, harta, dan juga kehormatan Marlina di hadapan suaminya yang sudah berbentuk seperti mumi yang duduk di pojok ruangan rumah tersebut.

Keesokan harinya, Marlina mencari keadilan dan penebusan dengan membawa kepala dari bos perampok tersebut, Markus (Egi Fedly) yang ia penggal tadi malam. Kemudian Marlina bertemu dengan Novi (Dea Panendra) yang sedang menunggu kelahiran bayinya, dan Franz (Yoga Pratama) yang menginginkan kepala Markus kembali. Selain itu, Markus yang tidak berkepala berjalan mengikuti Marlina dari belakang.

Rating IMDb: 7.0/10

Rating Rotten Tomatoes: 98 persen tomatometer (fresh) dan 80 persen skor audiens


2. The Raid (2011)

 

The Raid merupakan film aksi seni bela diri asal Indonesia yang disutradarai oleh Gareth Evans. Film ini tayang perdana pada Festival Film Internasional Toronto 2011 sebagai film pembuka untuk kategori Midnight Madness dan dipuji oleh para penonton disana sebagai salah satu film aksi terbaik.

The Raid juga berhasil mendapatkan penghargaan dari luar negeri seperti penghargaan dari Toronto, Irlandia, Skotlandia, Prancis Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

The Raid menceritakan misi sebuah pasukan tentara untuk menyerbu gembong narkoba di sebuah gedung. Serbuan ini merupakan aksi gelap yang dipimpin Jaka (Joe Taslim) dengan anak buahnya yang tergolong baru di medan laga.

Gembong yang dihadapi bukan main-main. Para tentara langsung dikepung sesaat mereka masuk ke gedung kumuh tersebut.

Adu jotos pun tak terhindarkan. Baku hantam sampai baku tembak terjadi tanpa peringatan dan kompromi.

Rama (Iko Uwais) dihadapkan pada masalah yang sudah ia tinggalkan di rumah bersama sang istri yang tengah hamil. Tak disangka, satu masalah bertambah saat ia bergabung dalam penyerbuan. Motif di balik penyerbuan makin terasa janggal ketika sersan tentara itu (Pierre Gruno) terlihat merahasiakan penyerbuan maut ini dari markas besar para tentara.

Rating IMDb: 7.6/10

Rating Rotten Tomatoes: 86 persen tomatometer (fresh) dan 87 persen skor audiens


3. Pengabdi Setan (2017)

 

Film ini merupakan film horor Indonesia garapan Joko Anwar. Film ini juga merupakan film remake dengan judul yang sama pada tahun 1980 lalu. Film ini juga ditayangkan di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Amerika Serikat.

Pengabdi Setan menceritakan tentang keluarga Rini (Tara Basro) yang mengalami kesulitan ekonomi. Rini tinggal bersama ibu, ayah, nenek dan adik-adiknya, Tony, Bondi dan Ian. Rumah tempat mereka tinggal berada di pinggiran kota dekat pemakaman.

Ibunya yang dulunya seorang penyanyi sukses menderita penyakit misterius. Hal itu bertambah berat karena ayahnya mengalami kesulitan ekonomi.

Setelah ibunya meninggal, ayahnya pergi ke kota untuk menjual rumah. Sejak itulah, kejadian aneh dialami Rini dan penghuni rumah lainnya. Sang ibu kembali ke rumah, bukan hanya untuk mengunjungi anak-anaknya, tapi untuk membawa salah satu dari mereka.

Rating IMDb: 6.6/10

Rating Rotten Tomatoes: 90 persen tomatometer dan 77 persen skor audiens

4. Kucumbu Tubuh Indahku (2019)

 

Film Kucumbu Tubuh Indahku merupakan film Indonesia yang disutradarai dan ditulis oleh Garin Nugroho. Film ini ditayangkan pertama kali ditayangkan di Festival Film Internasional Venesia ke-75 dan kemudian di tayangkan di Festival Tiga Benua Nantes.

Kucumbu Tubuh Indahku menceritakan kisah perjalanan hidup Juno (Muhammad Khan), sejak kecil hingga dewasa menjadi penari, di sebuah desa di Jawa, yang terkenal sebagai desa penari lengger lanang, jenis tarian perempuan yang dibawakan penari laki - laki.

Kehidupan Juno kecil (Raditya Evandra) adalah kehidupan peleburan tubuh maskulin dan feminin yang terbentuk alami oleh kehidupan desa dan keluarganya, namun perjalanan hidupnya selanjutnya adalah perjalanan kehidupan penuh trauma kekerasan tubuh.

Trauma kekerasan politk yang dialami Ayahnya menjadikan Juno hidup sendiri . Kehidupan masa kecil Juno serba sendiri di desa miskin menjadikan dirinya menjadi ibu dan bapak bagi kehidupannya. Juno dalam kesendirian melihat banyak kekerasan yang muncul di sekitarnya.

Rating IMDb: 7.5/10

Rating Rotten Tomatoes: 88 persen skor audiens


Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.