Heboh Penembakan Jacob Blake, LeBron James: Kulit Hitam Dilanda Ketakutan


Heboh Penembakan Jacob Blake, LeBron James: Kulit Hitam Dilanda Ketakutan

Pebasket kenamaan Amerika Serikat (AS), LeBron James turut mengomentari insiden penembakan terhadap pria kulit hitam yang dilakukan polisi AS di Wisconsin, Kenosha, Minggu (23/8/2020).

Penembakan itu menyasar pria kulit hitam bernama Jacob Blake. Dia ditembak tujuh kali di bagian punggung oleh anggota polisi hingga kondisinya kritis.

Menurut LeBron, yang juga merupakan keturunan Afrika-Amerika, apa yang terjadi akhir-akhir ini terhadap 'komunitasnya' di AS sangatlah mengerikan.

Megabintang Los Angeles Lakers itu pun mengaku takut dengan deretan kekerasan berbau rasial yang dilakukan para polisi kulit putih AS.



"Saya tahu orang-orang bosan mendengar saya mengatakannya, tapi kami saat ini merasa takut menjadi orang kulit hitam di Amerika," ungkap LeBron James dikutip dari CBS Sports, Rabu (26/8/2020).

Terkait insiden yang menimpa Jacob Blake, LeBron pun menyayangkan tindakan polisi.

"Jika Anda duduk di sini memberi tahu saya bahwa tidak ada cara lain untuk menaklukkan pria itu, atau menahannya, atau sebelum menembakkan senjata, maka Anda berbohong," kata LeBron.

"Anda berbohong kepada setiap orang Afro-Amerika, setiap orang kulit hitam di komunitas karena kami melihat hal ini berulang kali. Sangat-sangat disayangkan dan sangat menyedihkan," tandas pebasket berusia 35 tahun itu.

Aksi kekerasan rasial yang dilakukan anggota polisi AS terhadap Jacob Blake, memang kembali menimbulkan kemarahan warga Negeri Paman Sam.

Sejak Senin (24/8/2020) waktu setempat, demonstrasi besar-besaran yang berujung kerusuhan terjadi di Wisconsin. Demo bertajuk 'Black Lives Matter' itu menuntut keadilan terhadap warga kulit hitam.











Sumber : suara

No comments

Powered by Blogger.