Horor, Pria di Sydney Sandera Wanita dan Melecehkannya Secara Seksual 3 Minggu

Rumah di Sydney, Australia, tempat seorang wanita disandera dan dilecehkan secara seksual oleh seorang pria selama tiga minggu. Foto/Polisi New South Wales

Polisi New South Wales (NSW), Australia, menangkap seorang pria atas tuduhan menyandera dan melakukan pelecehan seksual terhadap wanita di sebuah rumah "berbenteng" di barat Sydney selama tiga minggu. Penangkapan terjadi setelah korban berhasil melarikan diri dari penyanderaan yang mengerikan dan melapor pada polisi.

Tersangka yang berusia 43 tahun dikenai tuduhan 13 pelanggaran termasuk penyerangan seksual dan penculikan. Ketika Polisi NSW pergi untuk menangkap tersangka, dia ditemukan bersembunyi di balik dinding tersembunyi di dalam rumah tersebut.

Menurut polisi, korban yang berusia 37 tahun menjadi sasaran tindakan bejat oleh tersangka setelah korban bepergian ke St Marys pada pertengahan Juli lalu.

Detektif Inspektur Jason Pietruszka mengatakan wanita itu disandera di rumah itu selama tiga minggu sebelum berhasil melarikan diri dan memberi tahu polisi pada 14 Agustus 2020.


"Dia menggunakan kekerasan fisik, ancaman kekerasan serta benteng di tempat yang mencegahnya pergi," kata Pietruszka seperti dikutip dari ABC.net.au, Sabtu (29/8/2020). "Tindakannya cukup jahat. Premisnya sendiri mengerikan," ujarnya.

Pietruszka mengatakan ketika para petugas polisi kembali ke alamat rumah itu, mereka menemukan paku di sekitar pagar dan pintu yang dijaga ketat.

Tersangka ditemukan bersembunyi di dalam rongga dinding tersembunyi di balik rak buku di dalam rumah.

Polisi mengatakan di dalam ruangan yang mirip lemari, mereka menemukan USB dan sejumlah senjata yang diduga digunakan tersangka untuk "memfasilitasi" pelanggaran.

"Pembuatan sebuah ruangan agar individu ini dapat bersembunyi dan melakukan tindakan ini adalah sesuatu yang tidak pernah saya temui selama bertahun-tahun," kata Pietruszka.

"Wanita itu bertahan cukup baik, mengingat cobaan beratnya," ujarnya. Korban telah ditawari dukungan dari beberapa layanan kesehatan.

Pria itu menghindari petugas polisi yang memburunya selama beberapa minggu dengan beberapa surat perintah penangkapan. Dia juga dicari atas dugaan insiden kekerasan dalam rumah tangga lainnya terhadap korban perempuan kedua. "Kemarin, keberuntungannya habis," kata Pietruszka.

Pietruszka mengatakan putri tersangka juga hadir selama penangkapan dan petugas menemukan seekor anjing di properti itu dalam "keadaan yang sangat buruk".

Pria itu ditahan dan jaminan pembebasan yang diajukan ditolak oleh pengadilan Penrith kemarin.

Sumber : sindo

No comments

Powered by Blogger.