Ini Pertimbangan Utama Orang Berwisata di Indonesia saat Pandemi

 

 Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat lebih memilih berwisata di Indonesia. Hal ini terungkap dari sebuah poling kecil-kecilan yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, yang menyebut bahwa Bali measih menjadi destinasi wisata pilihan di tengah pandemi.

"Ketika webinar kita polling, 70 persen responden memilih Bali, ini masih jadi yang utama" ujar Deputi Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, dalam webinar Voxpop Shout, Jumat (14/8/2020)

Tapi saat ditanyakan lebih jauh apa pertimbangan memilih destinasi wisata - selain faktor keindahan alam, fasilitas, dan harga yang murah - para responden wisatawan menjawab bahwa protokol kesehatan menjadi pertimbangan utama ketika mereka memilih Indonesia sebagai destinasi wisata.

"80 persen hal yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata," tutur Nia.

Jadi, meski Indonesia memiliki beragam destinasi wisata yang indah dan unik, kini hal itu tidak menjadi pilihan pertama. Protokol kesehatan, terutama di masa pandemi Covid-19, tetap jadi yang utama ketika wisatawan memilih destinasi.

Sektor pariwisata kini bukan lagi menyoal seberapa murah dan fasilitas apa yang disediakan. Wisata di masa adaptasi kebiasaan baru ini tentang menjadi kepercayaan wisatawan. Saat mereka percaya dan puas, mereka akan datang kembali, bahkan mempromosikan pada rekannya yang lain.

"Ini supaya kita (Indonesia) tidak hilang di pasar. Salah satunya tentang penerapan protokol kesehatan," terang Nia.

Kesimpulannya, Nia menegaskan baik konsumen maupun penyedia layanan pariwisata, tetap menegakkan dan menerapkan protokol kesehatan seperti yang sudah diatur. Misalnya hotel dengan segala program wisatanya, seperti work from hotel, staycation in hotel, dan sebagainya.



Sumber : suara

No comments

Powered by Blogger.