Kriss Hatta Beberkan Kedok Pacaran Settingan Artis



 Aktor sekaligus presenter Kriss Hatta membongkar kedok hubungan asmara rekayasa atau pacaran settingan dikalangan artis. Menurut pengetahunannya, seorang artis bisa mendapatkan keuntungan minimal Rp50 juta saat menjalani hubungan asmara rekayasa tersebut.

Tak hanya itu, Kriss juga menyebut bahwa ada tiga buah tingkatan dalam menjalani hubungan rekayasa. Sebut saja tingkatan murah meriah, medium, hingga high level.

"Ya gue juga sudah jelasin, itu ada gradenya. Yang paling bawah murmer, medium, sampai yang high level. Tadi gue jelasin juga, tergantung dari gue nyalah, gue mau ngangkat orang ini sampai sejauh apa," beber Kriss Hatta saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020).

"Kalau misalnya gue cuma mau misalnya gue lagi BU (butuh uang) nih, gue ambil yang murmernya aja, yang pentingkan ada. Paling rendahnya ya 50, paling tingginya bisa ratusan," sambungnya.

Pria 32 tahun ini menjelaskan, bahwa dalam tingkatan murmer alias murah meriah, seorang artis akan bekerjasama dengan salah satu akun Instagram untuk menyebarluaskan sebuah foto paparazi dirinya dengan seorang lawan jenis.

Sementara untuk high level, seorang artis akan langsung mendapatkan seluruh level dari bisnis rekayasa hubungan asmara.

Sebut saja, mulai dari eksis di sosial media, dibawa untuk tampil ke acara talkshow, hingga level yang paling tinggi, dibawa untuk menghadiri sebuah ajang penghargaan.

"Kalau murmer itu misalnya ada akun di IG tuh yang misalnya nonton bioskoplah, seolah-olah nonton bioskop, seolah-olah kena gep-lah, ke shoot dari belakang, hidden cam, ya seperti itu. Hanya di sosial media saja ranahnya. Kan dari uang itu harus bagi-bagi gue, ke akun tersebut, ke admin tersebut, baru jadilah settingan itu. Dan itu tergantung kesepakatan, mau berapa kali pertemuan, 3 kali, 4 kali, bervariasi," paparnya.

"Kalau high level itu sudah including semuanya, dari bawah, tengah, atas. Prosesnya bisa berbulan-bulan, karena mau dapat goalnya kan," tukasnya.

 

Sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.