3 Camper (Pekemah) tewas dan 1 hilang di Taiwan tengah

2 dewasa dan 2 anak-anak terbawa arus mendadak di dasar sungai yang kering

(Foto CNA)

TAIPEI - Tiga pekemah tewas dan satu hilang ketika tenda mereka tersapu oleh sungai setelah pintu air secara tidak sengaja dibuka di bendungan di hulu di Kotapraja Ren-ai Kabupaten Nantou sekitar jam 5 pagi pada hari Minggu (13 September).

Sebanyak enam orang, terdiri dari dua pria bermarga Lai (賴) dan Lu (盧) dan keluarga mereka, berkemah di dasar sungai yang kering di Sungai Li-chi ketika air tiba-tiba datang, menurut CNA.

Selama insiden maut itu, Lai bisa berenang ke pantai. Istri Lu juga selamat karena dia sedang tidur di dalam mobil.

Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Nantou menerima telepon sekitar pukul 5 pagi yang memberi tahu mereka bahwa dua orang dewasa dan dua anak telah terbawa arus sungai yang deras. Tim pencarian dan penyelamatan dari biro menemukan mayat ibu Lai dan putranya yang berusia tujuh tahun pada Minggu pagi.


Mereka kemudian menemukan tubuh putri Lu yang berusia 12 tahun sekitar pukul 12:40; saat ini, hanya Lu yang belum ditemukan. Pencarian sedang berlangsung.

Istri Lu memberi tahu tim penyelamat bahwa karena tenda mereka tidak cukup besar, dia harus tidur di dalam mobil. Dia menambahkan bahwa ketika guncangan mobil dari sungai tiba-tiba membangunkannya, dia naik ke atap dan menemukan bahwa air telah membawa tenda-tenda itu. Kemudian dia menelepon untuk meminta bantuan.

Perusahaan Tenaga Taiwan (Taipower), yang mengelola bendungan, mengonfirmasi dalam rilis berita pada hari Minggu bahwa Gerbang Air No. 6 dari hulu Wujie Dam secara tidak sengaja dibuka pada pukul 4:12 pagi dan lagi pada pukul 5:08. Taipower mengatakan bahwa itu akan terlihat menjadi penyebab bukaan yang tidak disengaja dan mendorong masyarakat untuk mengamati papan nama dan menghindari dasar sungai yang kering karena bendungan hulu dapat mengeluarkan air kapan saja.

(Taipower photo)


Sumber : taiwan news

No comments

Powered by Blogger.