Barack Obama Bocorkan Sampul Buku Memoar Terbarunya

Pandemi Covid-19 tak menyetop produktivitas Barack Obama. Presiden ke-44 AS itu baru saja membocorkan sampul buku terbarunya bertajuk A Promise Land.

Buku setebal 768 halaman tersebut akan dilansir resmi pada 17 November 2020 atau hampir dua minggu setelah waktu pemungutan suara pemilihan presiden AS digelar. Dikutip dari laman CNN, Jumat (18/9/2020), buku tersebut rencananya akan diterbitkan dalam 25 bahasa secara bertahap.

Obama mengaku bangga telah menyelesaikan penulisan buku tersebut. Ia mengungkapkan buku tersebut akan berisi tentang pengalamannya memimpin pemerintahan selama dua periode.

Ia mengklaim berusaha jujur menceritakan pengalamannya dalam kampanye pemilihan presiden berikut masa kepemimpinannya di Gedung Putih. Obama juga bakal menuturkan sejumlah momen kunci dan orang-orang yang berada di belakang peristiwa penting tersebut. 

"Tindakan benar yang aku ambil dan kesalahan yang kubuat, serta kekuatan politik, ekonomi, dan budaya yang timku dan aku hadapi saat itu-dan apa yang kita pergulatkan sebagai bangsa," tulis Obama dalam akun Instagramnya, Kamis, 17 September 2020.

Tak hanya itu, ia juga bakal menceritakan perjalanan hidupnya bersama Michelle Obama. Itu termasuk momen suka dan duka yang dialami selama pernikahan mereka. Begitu pula soal pemikirannya tentang perpecahan bangsa dan situasi demokrasi di negerinya.

"Aku berharap lebih dari apapun buku ini bisa menginspirasi anak muda di seluruh negeri -dan seluruh dunia- untuk mengambil alih tongkat estafet, mengangkat suara mereka, dan memainkan peran mereka dalam mengubah dunia menjadi lebih baik," pungkas Obama. 

Edisi Pertama

Buku tersebut menjadi edisi pertama dari dua buku memoar yang akan dikeluarkan Obama. Buku itu akan dipublikasikan oleh Crown, anak usaha Penguin Random House.

Rencananya A Promise Land terbit dalam empat versi. Edisi hard copy akan dijual 45 dolar AS atau sekitar Rp663 ribu, sementara edisi digital dijual 17.99 dolar AS atau sekitar Rp265 ribu. Buku Obama juga akan dibuat dalam versi audio yang bernilai 40 dolar AS (Rp660 ribu) untuk setiap download dan 65 dolar (Rp950 ribu) dalam bentuk CD. 

Sebelumnya, sang istri, Michelle juga meluncurkan memoarnya pada 2018 dan menjadi buku terlaris. Buku tersebut terjual 1,4 juta kopi dalam minggu pertama dan menjadi nomor satu di Amazon selama lebih dari dua bulan. Pasangan suami istri itu dikabarkan dibayar 65 juta dolar AS di awal untuk buku memoar mereka oleh Penguin Random House. (Vriskey Herdiyani)

 

Sumber : liputan6

No comments

Powered by Blogger.