Biro Pariwisata meluncurkan perjalanan virtual ke Taiwan di Tokyo

Orang Jepang yang merindukan perjalanan berkumpul untuk menikmati musik Taiwan, masakan, pengalaman VR

Perwakilan Taiwan untuk Jepang Frank Hsieh. (Foto CNA)

TAIPEI - Biro Pariwisata Taiwan pada Minggu (13/9) meluncurkan acara khusus di Eslite Spectrum Nihonbashi di Tokyo untuk mempromosikan pariwisata negara dan membantu memuaskan dahaga perjalanan di antara orang Jepang.

Dengan kontrol perbatasan yang ketat untuk menahan penyebaran virus korona, orang-orang di Jepang merindukan kesempatan untuk bepergian ke luar negeri. Istilah "Taiwan loss" juga mulai menjadi trending di media sosial dan bahkan digunakan oleh politisi Taiwan untuk menggambarkan kesedihan yang mendalam dari orang Jepang atas ketidakmampuan mereka untuk mengunjungi Taiwan.

Dalam upaya memuaskan nafsu berkelana orang Jepang, Kantor Biro Pariwisata Tokyo mengadakan acara luar ruangan pertama tahun ini pada hari Minggu dan menawarkan hidangan khas Taiwan, termasuk sup mie daging sapi, potongan ayam goreng, dan sosis Taiwan, kepada para peserta. Pertunjukan musik, lentera DIY, dan simulasi virtual reality (VR) langit Taipei juga ditampilkan untuk menciptakan kembali suasana otentik bangsa di Tokyo.


Frank Hsieh (謝長廷), perwakilan Taiwan untuk Jepang, menunjukkan bahwa survei terbaru yang dilakukan oleh Biro Pariwisata menunjukkan bahwa 95 persen responden menyatakan keinginannya untuk mengunjungi Taiwan setelah pandemi. Dia mengatakan negara itu relatif belum tersentuh oleh wabah global dan tetap menjadi salah satu tujuan teraman bagi para pelancong di seluruh dunia.

Sementara itu, tampilan digital hotspot turis Taiwan akan ditampilkan di lantai dua gedung Eslite. Sebuah tur mini "lima indera" juga akan tersedia bagi publik untuk mengalami pemandangan, suara, bau, rasa, dan tekstur dari berbagai wilayah Taiwan, lapor CNA.

Orang Jepang menikmati simulasi VR dari pemandangan Taiwan. (Foto CNA)

Petugas acara berkumpul untuk membeli hidangan khas Taiwan. (Foto CNA)


Sumber : taiwan news

No comments

Powered by Blogger.