Dulu Belajar di Kamar Mandi dan Beli Buku Rusak, Kini Pria Ini Jadi Sukses


Kesuksesan bisa diraih oleh siapa saja, asalkan mau berusaha dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya anak dari keluarga mampu, orang yang memiliki keterbatasan ekonomi juga bisa meraih kesuksesan.

Kesuksesan tidak didapat dengan berdiam diri saja, namun melakukan segala daya dan upaya serta ketekunan dalam mengejarnya. Bahkan ketika sudah mencapai kesuksesan juga harus tetap berusaha mempertahankan atau mengembangkannya.

Seperti kisah seorang pria asal Malaysia bernama Wayne Tan ini. Ia berhasil meraih kesuksesan meskipun berasal dari keluarga miskin. Wayne Tan membagikan kisah suksesnya tersebut di media sosial Facebook pada 10 Juni 2020 lalu. Wayne bercerita bahwa beberapa hari yang lalu, ibunya menemukan foto lama dirinya dan sang istri Joanne berdiri di depan mobil tuanya.

Wayne mengatakan bahwa ia masih ingat mengendarai mobil yang tidak memiliki AC sehingga harus menyalakan kipas kecil dan berisik setiap kali berputar. Bagian bawah mobil juga memiliki beberapa lubang karena termakan usia.

"Walaupun mobil itu tua, kotor dan dalam kondisi buruk, saya masih merasa bersyukur karena itu adalah hadiah terbaik dari ayah saya," kata Wayne seperti dikutip oleh Liputan6.com dari World of Buzz, Senin (15/6/2020).

Diketahui, Wayne berasal dari keluarga miskin. Ayahnya adalah seorang pengemudi traktor dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Namun yang mengagumkan adalah bagaimana ayahnya berhasil memberi makan 7 orang pada waktu itu.

“Sering kali, tidak ada cukup makanan tetapi saya tidak berani mengatakan apa-apa karena saya tidak ingin orang tua saya sedih. Kadang-kadang saya melihat makanannya, saya mengukur berapa banyak yang bisa saya makan sehingga orang tua saya juga bisa makan,” kata Wayne.

Di masa lalu hidup keluarganya cukup mengalami kesulitan di bidang ekonomi. Kakak Wayne mengatakan kepadanya bahwa satu-satunya cara baginya untuk membantu membawa keluarga keluar dari kemiskinan adalah belajar dengan giat. Akhirnya Wayne pun berusaha belajar dengan giat meskipun di rumahnya cukup ramai dan bising.

Saat itu, ibu Wayne bekerja sebagai pengasuh sehingga ada banyak anak di rumah yang membuat cukup ramai atau bising. Hal itu membuat pria ini belajar di dalam toilet atau kamar mandi agar bisa lebih berkonsentrasi. Namun ada saat ketika ia merasa sedih karena kondisi kehidupannya. Wayne merindukan belajar dengan nyaman sehingga tidak perlu belajar di toilet.

“Pada waktu itu, hanya kamar orang tuaku yang memiliki AC. Ada juga toilet di kamar orang tua saya sehingga setengah dari tubuh saya ada di kamar mereka untuk AC dan kepala saya ada di toilet,” ungkap Wayne.

Untuk bahan bacaannya, Wayne membeli buku pelajaran dari toko barang bekas. Seringkali ia mendapat buku yang kondisinya sudah rusak dan halaman-halamannya semuanya terlepas dari buku itu.







Sumber : Liputan6.com

No comments

Powered by Blogger.