Kasus Penganiayaan, Anak Chintami Atmanegara Terancam Langsung Ditahan


Kanit Krimum Polres Jakarta Selatan, AKP Ricky Pranata membenarkan putra penyanyi Oddie Agam dan Chintami Atamanegara, Dio Alit Utama dilaporkan atas dugaan penganiayaan oleh seorang perempuan bernama Deanni Ivanda.

"Jadi benar pada 8 Agustus 2020 saudari pelapor atas nama inisial DI melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan, Pasal 351 KUHP. Kasus terjadi di Jalan Jamrud 5 No. 32, Permata Hijau, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan," ungkap Ricky, saat ditemui di kantornya, Rabu (9/9/2020).

Menurut Ricky, korban sekaligus pelapor datang ke Polres Jakarta Selatan sebanyak dua kali. Pertama pada 31 Juli 2020 yang mana korban langsung melakukan visum. Selang satu minggu, Deanny Ivanda resmi melaporkan Dio Alit Utama.

"Sebenarnya beliau sudah mendatangi Polres seminggu sebelumnya, yaitu pada 31 Juli 2020. Dia datang ke sini, kita lakukan visum namun beliau langsung pulang. Sehingga baru pada 8 Agustus membuat laporan polisi ke Polres," jelas Ricky Pranata.

Atas kasus ini, polisi tengah melakukan penyidikan dan akan memanggil para saksi dalam waktu dekat.

"Jadi untuk kasus ini sendiri kami sudah melaksanakan pemeriksaan. Kami sudah mengagendakan memanggil korban atau pelapor sendiri. Kami sudah lakukan pemeriksaan, namun proses masih berjalan," sambungnya.

Rencananya pemeriksaan saksi akan dilanakan secara marathon. Sedangkan untuk hasil visum sampai saat ini pihak polisi masih terus menunggu.

"Untuk saksi-saksi ke depan akan kami periksakan secara marathon. Kemudian untuk hasil visum kita masih menunggu dari rumah sakit,"

Dari hasil laporan, putra Chintami Atamanegara terancam hukuman empat tahun penjara.

"Pasal 351 kita bisa lakukan penahanan nanti ya. Ancamannya 4 tahun," tuturnya.

Sebelumnya beredar kabar putra Chintami Atmanegara, Dio Alit Utama telah menganiaya seorang perempuan bernama Deanni Ivanda.

Kabar tersebut diketahui melalui unggahan video akun gosip @lambe_turah. Dalam unggahan tersebut pengacara Deanni, Fadel Hasibuan membeberkan kronologi penganiayaan yang terjadi di kediaman Chintami tersebut.

"Kejadian ini bertempat di kediaman Chintami Atmanegara, korban ini kan sebenarnya tinggal di kediaman Chintami, kemudian korban diusir karena ya mungkin ada ketidaknyamanan di antara mereka," jelas Fadel.

Dalam video itu, Fadel juga menjelaska kejadian tersebut terjadi pada Jumat sore, 31 Juli 2020.

"Itu kejadian pada 31 Juli 2020, sekitar jam 16.00 WIB. Nah pas tanggal 31 Juli 2020, korban ini dianiaya oleh Dio Alif Utama, anaknya Chintami Atmanegara," tuturnya.
 

Sumber :suara

No comments

Powered by Blogger.