Kemenparekraf-Kemendes PDTT Kolaborasi Jadikan Desa Pemo Wisata Baru di Ende


Desa wisata memiliki potensial menjadi daya tarik baru di sektor pariwisata. Wisatawan dapat menjelajahi desa wisata sambil menikmati kebudayaan yang terdapat di dalamnya.

 Bahkan, dalam rangka mengembangkan desa wisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kolaborasi ini dilakukan untuk bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM Desa Wisata Pemo di Kabupaten Ende, NTT.

Kemenparekraf-Kemendes PDTT Kolaborasi Jadikan Desa Pemo Wisata Baru di Ende

Kegiatan berlangsung di Visitor Center Taman Nasional Kelimutu, Ende, NTT, Kamis (24/9/2020), menghadirkan beberapa narasumber di antaranya, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Moni, Fransiskus Rodja, Kepala Sub Direktorat Pariwisata Kemendes PDTT, Enny Indarti, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ende, Albert Yani, penggiat pariwisata Desa Wisata Pentingsari, Doto Yogantoro serta Penggiat Ekonomi Kreatif Ende, Valentinus Reku.

Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf Wawan Gunawan menjelaskan, pemerintah ingin agar Desa Wisata Pemo dapat mempersiapkan SDM sebagai salah satu faktor utama kesiapan menjadi desa wisata. Apalagi masing-masing desa memiliki potensi keindahan alam dan budaya sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Ende.