NASA Ungkap 7 Tahapan Misi Kembali ke Bulan pada 2024


NASA merencanakan misi untuk kembali ke bulan pada 2024. Proyek ini akan mengirim dua awak, yakni perempuan pertama dan pria berikutnya. Misi itu merupakan kelanjutan dari misi Apollo 11 yang terkenal dalam sejarah penerbangan antariksa NASA.

Melansir Inverse, Kamis (24/9/2020), akan ada dua hal yang dilakukan Artemis selama misi tersebut. Selain membawa awak kembali ke bulan, misi ini juga akan melakukan proyek untuk dirinya sendiri.


4. Melepaskan VIPER (2023)

VIPER atau The Volatiles Investigating Polar Exploration Rover merupakan teknologi seukuran mobil golf. Ia akan dikirim bersama dalam misi CPLS untuk meneliti kemungkinan air dari pencarian es dari wilayah kutub bulan sebagai bahan bahar roket.

5. Pembangunan gerbang bagian 1 dan 2 (2023)

Pembangunan ini akan bergantung pada keberhasilan misi CAPSTONE yang mempelajari Orbit Halo. Jika itu berhasil, maka Gateway akan dapat diluncurkan pada 2023. Ini rencananya menggunakan elemen daya dan propulsi yang dapat memberikan daya selama 15 tahun.

Rencananya Gateway dibuat oleh Maxar yang berbasis di Colorado. Ia akan memiliki konsep yang berbeda dengan International Space Station (ISS). Sebab, Gateway akan dirancang sebagai “apartemen studio kecil” untuk singgah dan menjadi tempat astronot mempersiapkan perjalanan.


6. Peluncuran Artemis II (2023)

Jika kelima tahap sebelumnya berhasil, maka NASA akan melanjutkan jadwal dengan penerbangan berawak yang merupakan generasi baru dari Apollo 8. Namun sama dengan Artemis I, ini tidak akan mendarat dan hanya mendekati bulan untuk menguji jaringan komunikasi luar angkasa.

7. Artemis III (2024)

Terakhir, jika Artemis II berhasil dan poryek Gateway berfungsi, maka NASA akan melanjutkan jadwal dengan penerbangan yang sebenarnya. Ini akan membawa dua orang awak dan mendarat di bulan sesuai rencana. Sejalan dengan itu, untuk saat ini belum ada tanggal pasti yang dapat dibagikan NASA terkait Artemis III.






Sumber : okeone.com

No comments

Powered by Blogger.