Penyanyi folk Taiwan tiba-tiba pingsan dan meninggal di atas panggung

Pemenang Golden Melody Award meninggal karena serangan jantung saat berada di atas panggung di Taiwan selatan

Penyanyi folk Taiwan Yen Yung-neng (嚴 詠 能) tiba-tiba pingsan dan meninggal saat tampil di Taiwan selatan pada Sabtu (5 September).

Saat beristirahat di bangku selama pertunjukan di Kuil Daxian di Kotapraja Wandan Kabupaten Pingtung pada jam 8 malam. Minggu malam, Yen, penyanyi utama dari band Takao Run (打狗 亂 歌 團), melambai dengan antusias ke arah kerumunan saat dia diperkenalkan oleh sekelompok pembicara. Namun, tampak mengalami ketidaknyamanan, dia kemudian mulai menyeka keringat dari wajahnya, meletakkan tangannya di dahinya, dan tiba-tiba merosot ke depan, jatuh dengan wajah lebih dulu ke atas panggung.

Seorang perawat yang berada di tempat kejadian langsung bergegas ke atas panggung. Karena Yen tidak memiliki tanda-tanda vital, dia mulai melakukan CPR sementara yang lain memanggil ambulans, yang tiba dalam lima menit.

Yen kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tri-Service cabang Pingtung, tetapi dokter tidak dapat menyadarkannya dan dia dinyatakan meninggal pada usia 50, lapor SET News.

Dokter menduga Yen meninggal karena serangan jantung, tetapi penyebab kematian resmi belum diumumkan. Yen memiliki riwayat masalah jantung, setelah menjalani operasi bypass pada 2018, lapor Apple Daily.


Yen dinominasikan untuk Penghargaan Melodi Emas untuk Penyanyi Pria Taiwan Terbaik pada tahun 2010 dan 2012, dan dia memenangkan penghargaan untuk Album Taiwan Terbaik pada tahun 2012. Menanggapi berita kematiannya, Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang (蘇貞昌) di 11:00 malam itu menulis di Facebook bahwa Yen menggunakan musik "untuk menceritakan kisah tanah kami," dan dia berterima kasih kepada Yen atas kontribusinya dalam menyebarkan musik Taiwan ke dunia.

Yen Yung-neng. (Facebook, Takao Run photo)

Sumber : taiwan news

No comments

Powered by Blogger.