Populasi pekerja migran Taiwan turun di bawah 700.000 karena tindakan pengendalian perbatasan

Jumlah pekerja migran di Taiwan pada akhir Februari tahun ini tidak berubah menjadi 719.487

(Foto Lennon Ying-Dah Wong)

TAIPEI - Jumlah pekerja migran di Taiwan turun di bawah 700.000 pada akhir Agustus karena langkah-langkah pengendalian perbatasan terkait pandemi COVID-19, menurut statistik Kementerian Tenaga Kerja (MOL) terbaru.

Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah pekerja migran di Taiwan melampaui 600.000 pada Juni 2016 dan terus melonjak, mencapai 700.000 pada akhir September 2018 dan meningkat pada akhir Februari tahun ini pada 719.487, menurut CNA. Jumlah tersebut kemudian mulai menurun terus menerus karena langkah-langkah pengawasan perbatasan, mencapai 699.154 pada akhir Agustus.

Pejabat MOL Hsueh Chien-chung (薛 鑑 忠) mengatakan pada hari Kamis (24 September) bahwa kedatangan harian pekerja migran rata-rata 624 tahun lalu, tetapi kedatangan rata-rata pada bulan Agustus dan September tahun ini sekitar 160.


Dia menjelaskan bahwa pekerja dari Vietnam dan Thailand menyumbang kedatangan terbanyak dalam periode dua bulan, dengan lebih dari 7.000 pekerja dari Vietnam memimpin paket, diikuti oleh Thailand dengan 1.285, Filipina dengan 220, dan Indonesia dengan 150. Sebagian besar dari pendatang baru bekerja di industri manufaktur, tambah Hsueh.


Sumber : taiwan news

No comments

Powered by Blogger.