Presiden Prancis Lepas Masker dan Batuk saat Pidato di Depan Siswa






     Presiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman karena dianggap tak serius kewajiban mengenakan masker yang diumumkan oleh pemerintahannya sendiri, setelah dia tertangkap kamera melepas penutup wajahnya dan batuk saat berbicara dengan siswa.




Diwartakan RT, Macron melepas topengnya setelah mengalami batuk ringan saat berpidato di sebuah perguruan tinggi kejuruan di Clermont-Ferrand pada Selasa (8/9/2020).
Saat penonton tertawa, dia menerima segelas air dari seorang asisten yang tidak terlalu jauh, menjelaskan, "Kami menjaga jarak, tapi saya tersedak."

Pemimpin Prancis itu meminta "masker yang lebih ringan", yang menyatakan bahwa dia "pasti telah menyerap sesuatu" dari masker kain itu.

Pengguna media sosial dengan cepat mencemooh ketidaknyamanan Macron, mencatat bahwa warga Prancis diharuskan mengenakan masker di depan umum di banyak bagian negara, meskipun perintah tersebut telah ditentang di pengadilan.

Pejabat di Paris dan daerah sekitarnya mengadopsi aturan mewajibkan masker yang menyeluruh pekan lalu. Aturan itu hanya mengecualikan pengendara sepeda, mereka yang berolahraga, dan anak-anak di bawah 11 tahun.

Setelah pengadilan yang lebih rendah memutuskan aturan wajib bermasker harus dibatasi, hanya untuk diterapkan selama jam sibuk dan situasi ramai, pengadilan yang lebih tinggi pada Minggu (6/9/2020) menyatakan kota-kota memang dapat memberlakukan perintah luas selama mereka “koheren dan mudah untuk diterapkan bagi warga negara”. Namun, di daerah yang kurang padat penduduknya, aturan itu tidak diizinkan.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.