Seorang Wanita dan pacarnya ditahan karena kematian gadis

Jaksa di Kabupaten Nantou kemarin mengatakan bahwa mereka memiliki bukti terhadap pasangan sehubungan dengan kematian seorang gadis berusia empat tahun, yang tubuhnya ditemukan pada hari Kamis.

Ibu dan pacarnya kemarin ditempatkan di tahanan yudisial setelah hakim di Pengadilan Distrik Nantou menolak pembebasan mereka dengan jaminan. Mereka menghadapi dakwaan pembunuhan, bersama dengan pengabaian mayat, kata jaksa penuntut.

Gadis itu sampai Mei tinggal bersama neneknya, sementara ibu gadis itu, yang bermarga Peng (彭), 29, tinggal bersama pacarnya, bermarga Chen (陳), 37, kata polisi.

Peng membawa gadis itu untuk tinggal bersamanya dan Chen, kata mereka.

Polisi mengutip ucapan nenek yang mengatakan bahwa selama dua bulan terakhir, dia mengkhawatirkan keselamatan gadis itu setelah Peng mencegahnya untuk melihat atau berbicara dengan gadis itu.


Setelah laporan orang hilang diajukan oleh anggota keluarga, Peng akhirnya memberi tahu polisi bahwa gadis itu tewas dalam kecelakaan dan pasangan itu telah menguburkan tubuhnya, kata polisi.

Polisi menemukan mayat tersebut pada hari Kamis di daerah pegunungan dekat rumah keluarga Chen di Kotapraja Mingjian (名 間), kata polisi.

Kepala Jaksa Wilayah Nantou Wu Chin-lung (吳錦龍) mengatakan bahwa memar dan luka ditemukan di tubuh, sementara laporan otopsi resmi akan tersedia untuk jaksa dalam beberapa hari mendatang.

Chen sebelumnya menjalani hukuman penjara karena kepemilikan obat-obatan terlarang, kata Wu, menambahkan bahwa beberapa teman dan kerabat pasangan itu telah memberi tahu jaksa bahwa Chen telah melecehkan gadis itu secara fisik saat dia mabuk atau di bawah pengaruh obat-obatan.

Jaksa juga menanyai seorang pria bermarga Tsai (蔡), karena ia diduga diminta oleh Chen untuk membantu mengangkut dan menguburkan mayatnya.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa pasangan tersebut membantah tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa putri mereka telah tenggelam di bak mandi.


Sumber : taiwan times

No comments

Powered by Blogger.