Serangan pit bull berdarah kedua Taiwan dalam dua minggu, 4 terluka


Diklasifikasikan sebagai ras agresif, pit bull harus ditemani oleh pemilik dewasa dan diikat

Tiga pria yang tinggal di Taichung diserang dan terluka oleh dua ekor pit bull pada hari Kamis (3 September), menandai serangan berdarah kedua oleh jenis anjing agresif di negara itu dalam dua minggu terakhir.

Rekaman CCTV menunjukkan dua ekor pit bull menyerang seorang pria, bermarga Pan (潘), 52, setelah dia keluar dari sebuah rumah di Distrik Dali. Pan jatuh ke tanah tetapi berhasil berdiri kembali. Dua pria berusia 60-an membantu Pan tetapi juga diserang oleh kedua anjing itu.

Kedua anjing itu pergi setelah penyerangan dan ketiga korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Pan menderita banyak luka gigitan anjing di tangan, punggung, dan lututnya. Dua korban lainnya mengalami luka memar di kaki mereka.

Media melaporkan kedua anjing itu dibesarkan oleh seorang pria yang tinggal di lingkungan yang sama tetapi tidak dikurung dengan benar di propertinya. Kedua anjing itu kemudian dikirim ke tempat penampungan sementara karena alasan keamanan.

12 hari yang lalu, seorang pengendara skuter berusia 50 tahun bernama Liao (廖) diserang oleh seekor pit bull saat berhenti di sebuah perempatan di Yulin County, Taiwan tengah. Pit bull terlihat melompat dari skuter lain saat kedua pria itu melambat di depan lampu merah.


Anjing itu menyerang Liao dan menyebabkan luka sepanjang 20 cm di paha kanannya. Keluarga korban mengklaim anjing tersebut sebelumnya menyerang warga lain di masyarakat dan tetangga takut terhadap hewan tersebut.

Ada beberapa laporan serangan pit bull pada manusia dan jenis anjing lainnya secara nasional sebelum dua insiden tersebut. Data pemerintah menunjukkan ada lebih dari 1.000 ekor pit bull di negara tersebut.

Kabinet mengklasifikasikan pit bull sebagai jenis anjing agresif pada tahun 2015. Menurut Pasal 20 Undang-Undang Perlindungan Hewan (動 保 法), anjing semacam itu harus ditemani oleh pemiliknya yang sudah dewasa setiap saat, dengan tali yang tidak panjangnya melebihi 1,5 meter, dan harus diberangus di tempat umum. Pelanggar dapat menghadapi denda antara NT $ 30.000 (Sekitar Rp 15,000,000) hingga NT $ 150.000. (Rp 75,000,000)

Hukum menganggap jenis anjing berikut sebagai ras agresif: American pit bull terrier, Japanese Tosa, Neapolitan Mastiffs, Dogo Argentino, Brazilian Mastiff, dan mastiff.


Sumber : taiwan news

No comments

Powered by Blogger.