TKI Asal Aceh Selatan Meninggal Ditikam, Ternyata Baru Seminggu Menikah Kembali Ke Malaysia




     Zulman (30), salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia asal Gampong Lawe Cimanok, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan yang dikabarkan meninggal dunia di Malaysia.




Ia menghembus nafas terakhir setelah mengalami pemukulan dan penikaman oleh TKI asal Madura.

Ternyata Zulman merupakan pengantin baru yang baru seminggu setelah menikah langsung balik ke Malaysia.

Menurut informasi yang diterima Serambinews.com dari Camat Kluet Timur, Moeriadi SE.

Satu Minggu setelah menikah, Zulman Langsung balik ke Malaysia.

"1 Minggu setelah menikah, habis itu kembali ke Malaysia," ungkap Camat Kluet Timur saat dikonfirmasi Serambinews.com, Minggu (20/09/2020).

Menurut Camat Kluet Timur, Zulman sudah lama menjadi bekerja dan menjadi TKI di Malaysia.

Namun setelah melangsungkan pernikahan, almarhum Zulman kembali ke lagi ke Malaysia untuk bekerja sebagai TKI.

"Korban meninggalkan seorang istri yang baru dinikahinya. Saya pantau di Facebook nya kerja Almarhum bagus di sana, makanya dia balik lagi ke Malaysia," kata Moeriadi.

Informasi terakhir diterima Serambinews.com, Pemkab Aceh Selatan dibantu masyarakat Aceh di Malaysia dan anggota DPD-RI, H Sudirman alias H Uma sedang mengupayakan pemulangan jenazah tersebut.

Seperti diberitakan, Zulman (30), salah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia asal Gampong Lawe Cimanok, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, dikabarkan meninggal dunia di Malaysia, setelah mengalami pemukulan dan penikaman yang diduga dilakukan oleh TKI asal Madura.

"Ya benar, korban meninggal dunia di Malaysia, diduga akibat pemukulan dan penikaman oleh TKI asal Madura. Korban sudah lama bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Namun setelah menikah baru - baru ini balik lagi ke Malaysia," kata Camat Kluet Timur, Moeriadi SE saat di konfirmasi Serambinews.com, Minggu (20/09/2020).

Pihaknya selaku Muspika Kluet Timur, kata Moeriadi, sudah melaporkan masalah tersebut kepada Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran guna diambil langkah lebih lanjut terkait meninggalnya salah seorang warga Aceh Selatan tersebut.


"Bapak Bupati Aceh Selatan merespon dengan cepat serta meminta menelusuri alamat korban untuk proses pemulangan jenazah yang bersangkutan," kata Moeriadi.

Informasi diperoleh pihaknya, sambung Moeriadi, jenazah almarhum Zulman sejak Jumat (18/9/2020) malam sudah berada di salah satu rumah sakit di Selangor Malaysia dan dalam pengawasan Polisi Selangor Malaysia.

"Pihak keluarga almarhum Zulman meminta kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh agar jenazah yang bersangkutan dapat segera diterbangkan ke Aceh Selatan untuk dikuburkan dikampung halamannya," kata Moeriadi.

Menurut informasi yang ditetima Camat Kluet Timur, jenazah Zulman belum bisa dibawa pulang hari ini karena sedang libur dan Kantor Keduataan tutup.

"Kami terus berkoordinasi ke sana (Malaysia) terkait pemulangan jenazah Zulman," ungkap Moeriadi

Menurut informasi, korban meninggalkan seorang istri yang baru dinikahinya.

Setelah melangsungkan pernikahan, almarhum Zulman kembali ke Malaysia untuk bekerja sebagai TKI.

"Saya pantau di Facebooknya kerja Almarhum bagus disana, makanya dia balik lagi ke Malaysia," pungkas Moeriadi.



Sumber :tribun

No comments

Powered by Blogger.