Warga Malaysia ini Dibebaskan dari Hukuman Setelah Dituduh Membunuh TKI Adelina



Mahkamah Banding Malaysia di Putrajaya menguatkan keputusan Pengadilan Tinggi untuk membebaskan Ambika MA Shan yang terjerat kasus pembunuhan TKI, Adelina.


"Kami yakin bahwa hakim benar dalam menggunakan kekuasaannya untuk membebaskan terdakwa," katanya.

Yaacob tidak mengatakan apapun pada catatan banding yang menunjukkan bahwa penuntut bermaksud melanjutkan persidangan setelah memanggil tiga saksi. Ambika yang diduga melakukan tindak pidana terhadap Adelina Lisao tidak hadir di pengadilan.

Sebelumnya Wakil Jaksa Penuntut Umum (DPP) Mohd Dusuki Mokhtar menyampaikan hakim persidangan keliru dalam membebaskan Ambika meski jaksa meminta pemberhentian tak sampai dengan pembebasan. Dia mengatakan seorang ahli kimia dan dua pelapor telah memberikan bukti tetapi jaksa penuntut yang melakukan persidangan memberi tahu Akhtar bahwa "pada saat ini" tidak ada saksi lain.

Hakim Abu Bakar dan Nordin mengatakan seharusnya DPP meminta kasus ini ditunda sambil menunggu hasil perwakilan.   Menanggapi putusan tersebut Konsul Konsuler 2 KJRI Penang Esther menyatakan pihaknya menghormati hasil keputusan Mahkamah Banding Malaysia namun tidak puas dengan putusan tersebut karena berarti belum diperoleh keadilan bagi mendiang Adelina Lisao.


"Pemerintah Indonesia akan terus mengawal dan berupaya agar mendiang Adelina Lisao mendapatkan keadilan," katanya. Esther turut menghadiri persidangan bersama Watching Brief Lawyer yang ditunjuk mengawal kasus ini, Gooi & Azura.(ant/ngopibareng/jpnn)






Sumber : jpnn.com

No comments

Powered by Blogger.