5 Tips Jitu Atasi Insomnia di Tengah Pandemi Covid-19


Sulit tidur atau insomnia menjadi salah satu masalah yang sering muncul di tengah pandemi Covid-19. Penyebabnya, bisa karena bermacam-macam hal. Mulai dari stres terhadap virus, kesepian, kesulitan ekonomi, hingga berbagai perubahan dalam kehidupan. Padahal, kurangnya waktu tidur bisa berdampak negatif pada banyak hal. Sebut saja turunnya produktivitas, mudah emosi, dan merasa lelah.

Namun jangan khawatir, sebab insomnia bukan hal yang tak bisa diatasi. Nah, berikut ini tips mengatasi masalah insomnia yang dipaparkan psikolog tidur Michelle Drerup, di laman Cleveland Clinic. 1. Istirahat sejenak dari berita Pemberitaan tentang Covid-19 memang dapat menyebabkan stres, kekhawatiran, dan kecemasan. Terlebih jika informasi didapatkan saat malam hari, menjelang tidur. Akibatnya, informasi itulah yang bisa mengganggu waktu tidur. Oleh karenanya, usahakan untuk tidak terpapar berita atau informasi lain yang membuat stres sebelum tidur. 2. Tetap sesuai jadwal

Dikatakan oleh Drerup, kebanyakan stres datang dari rutinitas harian yang terlalu tinggi. Cobalah untuk membuat jadwal harian dan lakukan rutinitas sesuai waktu yang ditentukan termasuk urusan tidur.

Sebab, waktu tidur yang konsisten bisa mengatasi insomnia. 3. Terpapar sinar matahari Pastikan tubuh terkena paparan cahaya matahari yang cukup di pagi dan siang hari. Cara ini dapat berdampak pada ritme sirkadian. Sebab mengurung diri seharian di rumah malah dapat berdampak negatif pada tidur, karena tubuh seperti tidak lagi mengenal waktu. 4. Hindari tidur siang Tidur siang memang bisa menjadi cara yang baik untuk memulihkan energi. Terlebih banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah, membuat godaan tidur siang semakin meningkat. Sayangnya, hal itu malah bisa menyebabkan sulit tidur. Tidur siang boleh dilakukan asal waktunya tidak terlalu lama. 5. Jangan gunakan obat tidur Beberapa orang mungkin ada yang memilih minum obat tidur untuk mengatasi insomnia.

Penggunaan obat tidur memang tidak masalah, tapi seiring berjalannya waktu bisa menyebabkan ketergantungan. Dalam jangka panjang, penggunaan obat tidur dapat menimbulkan kantuk dan sakit kepala di siang hari, rasanya seperti kurang tidur. Akibatnya, orang cenderung tidur lebih lama yang berdampak pada waktu tidur malam berikutnya.





Sumber : kompas.com

No comments

Powered by Blogger.