Cerita Horor Satu Keluarga di Surabaya Diteror Dua Pocong Kiriman

Cerita Horor Satu Keluarga di Surabaya Diteror Dua Pocong Kiriman

Cerita horor datang dari keluarga di Surabaya yang mengalami teror pocong. Kejadian mengerikan tersebut terjadi pada 2003 silam di sebuah rumah yang berlokasi daerah Rangkut Lor gang IV A. Rumah tersebut dihuni keluarga besar yang terdiri dari empat kepala keluarga.

Kisah tersebut dibagikan melalui Twitter @nightlightsub_ dalam sebuah thread panjang. Ia mengaku saat itu usianya masih anak-anak dan masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) Besar. Ia masih ingat betul, kejadian horor itu pertama kali muncul saat malam Jumat Legi.
 
Malam itu, ia tengah mencari-cari sesuatu yang bisa dimakan dari dalam kulkas. Tiba-tiba, gorden yang berada di sampingnya gerak-gerak sendiri. Hal yang sama pun terjadi pada gorden kaca di ruang tamu. Sesaat kemudian, aroma busuk menyeruak yang entah dari mana sumbernya.
 
"Tiba-tiba ujung gorden sampingku gerak-gerak, melembung-melembung ditambah ada bau busuk dan ada angin lirih, kering gitu rasanya," tulisnya.
 
Meski usianya masih anak-anak, rupanya ia cukup berani. Lantaran penasaran, ia memberanikan diri membuka gorden yang berada di sampingnya. Sesaat kemudia, ia dibuat penampakan pocong di kaca. Wajahnya hitam dan kosong. Tak ada mata, hidung, atau mulut. Itu membuatnya benar-benar merinding.
Cerita Horor Satu Keluarga di Surabaya Diteror Dua Pocong Kiriman (1)

Bocah tersebut kemudian berjalan menjauh. Mulutnya tercekat. Alih-alih berteriak, sepatah kata pun tak keluar. Ia kemudian balik badan dan jalan menuju kamar sang nenek yang mengalami masalah penglihatan akibat stroke.