Dukungan kepada Muslim Uighur Bukan Penyebab Ozil Dicoret Arsenal


MADRID – Jurnalis ternama asal Spanyol, Guillem Balague, memberikan analisisnya terkait keputusan Mikel Arteta mencoret Mesut Ozil dari skuad Arsenal di musim 2020-2021. Balague percaya bahwa dukungan Ozil kepada muslim Uighur bukan jadi alasan Arteta mendepak dari skuad asuhannya.

Sebagaimana diketahui, Ozil memang tengah menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Apalagi kalau bukan dicoretnya nama Ozil dari skuad Arsenal di Liga Inggris dan Liga Eropa 2020-2021 yang menjadi penyebab utamanya.

Keputusan Arteta tersebut sendiri memang menimbulkan beragam pertanyaan dari banyak pihak. Beberapa spekulasi mengenai alasan utama Arteta mencoret Ozil dari skuad Arsenal di musim ini mulai bertebaran.


Salah satunya adalah Ozil dicoret oleh manajemen Arsenal sebagai pemain mereka, lantaran menyerukan dukungannya kepada muslim Uighur. Hal tersebut memang sempat membuat Arsenal rugi, lantaran kehilangan hak siarnya di China.

Akan tetapi manajemen Arsenal menegaskan bahwa sikap politik Ozil tersebut bukan alasan Arteta mencoretnya. Balague pun nampaknya menjadi sosok yang percaya bahwa dukungan Ozil kepada muslim Uighur bukan penyebab dirinya dicoret dari skuad Arsenal musim ini.

“Saya menemukan kalau anggapan Ozil tersingkir karena dukungan politiknya itu sengaja dibuat dan menggampangkan. Dia sudah pernah bermain dan dipanggil sejak dirinya berkomentar soal China dan Muslim Uighur,” jelas Balague, seperti disadur dari BBC Sport, Sabtu (24/10/2020).

“Anda mesti melihat gambaran besarnya dalam istilah sepakbola. Mengapa dua manajer terakhir di Arsenal tampak sangat kesulitan memainkannya? Dia berbakat, itu tidak diragukan lagi, tapi bakat saja tak cukup di level elit,” lanjutnya.

“Anda harus berkomitmen, memiliki minat besar, mengikuti instruksi di lapangan, bekerja keras dalam latihan dan saat bertanding, baik dengan bola atau tanpa bola, lalu percaya kepada grup dan pemimpin. Semua itu mutlak diperlukan.”

“Sangat mudah untuk mempengaruhi penggemar Arsenal dengan menuding ada agenda tersembunyi di sini, tapi mengapa dua manajer sebelumnya memilih berjalan terus melakukan yang terbaik untuk tim mereka dengan meninggalkan Ozil? Apakah kebetulan mereka memiliki beberapa standar yang tidak cocok dengan Ozil?”

“Saya menilai Ozil harus melihat ke dirinya sendiri dan jujur dengan apa yang dilihatnya. Ozil tak mampu memberikan pengaruh di pertandingan secara teratur, hingga manajer sekarang merasa bahwa yang terbaik buat tim adalah meninggalkannya dari skuad Liga Inggris dan Liga Eropa,” tutup Balague.






Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.