Kain Tradisional Asli Indonesia untuk Pelengkap Kebaya


Kebaya merupakan salah satu jenis pakaian tradisional yang sering dipakai wanita untuk berbagai acara. Mulai dari acara pernikahan, acara adat atau kebudayaan, peringatan hari kemerdekaan Indonesia, hingga upacara wisuda bagi pelajar atau mahasiswa yang sudah menamatkan pendidikannya. Jenis pakaian ini biasanya dikenakan dengan bawahan sarung, batik, hingga kain tenun yang semakin mempercantik penampilan.

Kebaya biasanya dibuat dengan kain brokat, atau kain berbahan tipis yang mempunyai motif dan tekstur yang beragam. Tidak jarang kain brokat ini dilengkapi dengan payet atau manik-manik yang semakin memberikan kesan cantik pada busana yang dibuat. Bahan kain brokat yang tipis, biasanya akan digunakan kain tambahan untuk melapisi bagian dalam kebaya supaya tidak transparan.

#DiIndonesiasajasudah banyak ditemui kain brokat dengan beragam corak dan tekstur yang menjadi keunggulannya masing-masing. Harganya pun beragam mulai dari kisaran puluhan ribu hingga ratusan ribu per meternya. Semakin unik corak dan tekstur kain, harganya pun akan semakin mahal. Beberapa jenis kain brokat menjadi pilihan favorit untuk dibuat menjadi gaun kebaya pengantin atau busana resmi yang lain. Kebaya banyak digunakan di acara-acara penting, seperti wisuda, pernikahan, upacara adat, peringatan hari nasional dan masih banyak lagi.

Tapi, kebanyakan wanita sering mengombinasikan kebaya hanya dengan batik. Padahal, ada banyak sekali kain tradisional yang dapat dipakai selain batik. Berikut kain beberapa tradisional pelengkap kebaya:

1. Kain Poleng

Mungkin kamu kurang familiar jika mendengar kain Poleng ini. Tetapi saat kamu melihatnya, pasti kamu tahu dari mana kain ini berasal. Kain tradisional Bali ini memiliki motif kotak-kotak hitam putih. Kain ikon Pulau Dewata ini tidak hanya digunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dijadikan aksen pada dekorasi ruangan juga. Tahukah kamu makna umum dari Poleng? Artinya adalah dua sifat yang bertolak belakang, yakni baik-buruk atau tinggi-rendah. Kain sederhana namun sarat makna ini cocok digunakan dengan koleksi kebayamu yang memiliki banyak aksen.


2. Kain Lurik

Kain ini merupakan salah satu kain yang banyak ditemukan di Solo dan Yogyakarta. Dulunya, kain Lurik dikenal sebagai jenis kain murah karena terbuat dari bahan katun, tetapi sekarang ini kain Lurik dapat dikombinasikan dengan kebaya cantikmu, lho. Motif garis klasik dalam nuansa warna solid membuat tampilan kebayamu menjadi lebih menarik. Selain itu, kain Lurik juga bagus dipadupadankan dengan kemeja, blus, serta dress.


3. Kain Jumputan

Kain jumputan adalah salah satu kain khas dari Palembang. Kain ini memiliki daya tarik tersendiri karena motifnya yang unik. Kain Jumputan termasuk jenis kain yang spesial karena teknik pewarnaannya. Penggunaan warna yang variatif dari warna terang sampai gelap menjadi daya tarik tersendiri saat kamu menggunakannya dengan kebaya favorit. Satu hal lagi yang khas dari kain jumputan adalah sekalipun kain terlihat serupa dengan yang lain, tidak ada satupun kain jumputan yang sama persis di dunia. Menarik, bukan?


4. Kain Tenun

Kain tenun, terutama tenun Sumba, semakin banyak penggemarnya semenjak Dian Sastro mempromosikannya melalui Instagram. Sebenarnya apa sih yang membuat tenun menarik dan berbeda dari kain tradisional lain? Pertama, ada berbagai macam corak kain tenun karena motif kainnya yang hadir dari berbagai provinsi di Indonesia. Tidak hanya berasal dari Sumba yang dipromosikan tokoh Cinta dalam film AADC, tetapi kain tenun terdapat di wilayah Barat hingga Timur Indonesia. Dengan pilihan warna yang lebih beragam dari batik, kamu dapat bereksperimen ketika mencocokan kain tenun dengan warna kebaya pilihanmu.


5. Kain Songket

Kain Songket bukan hal yang asing lagi di telinga. Kain tradisional ini banyak digunakan oleh masyarakat di Sumatera ataupun Melayu. Kain tradisional ini memiliki desain motif khas serta paduan benang warna emas yang terlihat mengkilap dan cantik. Tahukah kamu kalau Dian Pelangi pernah memperkenalkan songket ini pada acara fashion show di Amerika Serikat? Ia berhasil memadukan kain tradisional ini dengan desain yang lebih modern dan elegan. Pasti kain ini akan sangat cocok dipadukan dengan koleksi kebaya kamu yang simpel karena kain songket sudah memiliki corak dan warna yang cenderung cerah. Selain kebaya, kain songket juga cocok dikenakan dengan blus warna putih.


Itulah beberapa pilihan kain tradisional pelengkap kebaya agar penampilan kamu lebih terlihat elegan. Yuk, wujudkan rasa cinta Tanah Air dengan bangga pakai kain tradisional asli Indonesia. 

CM







Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.