Kisah Misteri Gedung Bekas Penampungan TKI di Tangerang, dari Sosok Wanita Berbaju Merah hingga Sosok Bayi yang Dibuang di Kloset

Foto
Terletak di belakang Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, sebuah bangunan berlantai 3 di atas lahan seluas 3 hektare menyisakan cerita magis di tengah-tengah warga sekitar. 

Pernah digunakan sebagai tempat penampungan TKI atau Tenaga Kerja Indonesia, gedung ini sudah terbengkalai beberapa tahun belakangan. Gedung yang aktif pada tahun 2007 2008 itu menyimpan beragam cerita pahit para TKI yang baru pulang dari luar negeri.

Bisa menampung 300 hingga 800 TKI, tak sedikit yang mengalami depresi. Salah pemicunya adalah tindakan kekerasan yang diduga didapat para TKI selama bekerja di negeri orang. 

Selain menyimpan kisah pilu para TKI, gedung ini juga dikenal angker warga sekitar. Sosok wanita berbaju merah, konon kerap menampakkan diri pada warga.

"Saya lagi duduk, ada yang manggil-manggil suara perempuan. Sumbernya dari samping gedung ini, begitu saya lihat, tidak ada orang. Disana ada pohon ceri, pernah saya nemuin perempuan pake baju merah rambutnya panjang," ungkap Dul seorang warga sekitar.

Di lantai satu ada sebuah toilet yang konon memiliki energi negatif. Saat ditelusuri lebih jauh, tempat tersebut konon menjadi saksi bisu tempat salah satu TKI yang depresi melakukan tindak terpuji dengan mengakhiri hidupnya.

"Ternyata orang itu bunuh diri di dalam toilet itu. Dengan selang yang menyeprot air itu terlilitlah disitu dia. Ketahuan menjelang pagi setelah suaminya datang kesini. Biasanya itu karena tekanan dia di luar negeri yang bisa menyakiti perasaanya. Setahu saya dia hamil 3 bulan, mungkin dia malu atau bagaiman, kita tidak tahulah," ungkap ISRD Sunaryo mantan kepala Satgas.

Tak jauh dari tempat tersebut, ada lagi toilet yang tak kalah suram. Kondisinya yang sudah hancur kian menambah kesan angker, apalagi ketika ada cerita dari para petugas yang dulu bekerja di sana. 

Bahwa pernah ditemukan sosok bayi yang baru lahir dibuang dalam kloset. Penemuan bayi ini kala itu sangat menggemparkan para pekerja dan penghuni asrama.

"Jadi ada mayat bayi di dalam kamar WC di kloset. Pas dicari-cari tidak ketemu, akhirnya ketemu juga salah satu wanita yang berlumuran darah di kakinya. Maka itulah dia dikatakan habis melahirkan," ungkap Muhammad Bachrudin seorang warga sekitar.