Kondisi Sempat Memburuk, Donald Trump Diberi Obat Steroid Dexamethasone




       Dalam pernyataannya di Twitter, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kalau dirinya dalam kondisi baik-baik saja. Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih atas doa yang diberikan untuk kesembuhannya.




Tapi, apakah kondisi Donald Trump benar baik-baik saja atau dia menyembunyikan kodisi kesehatannya demi ketenangan negaranya?


Dalam keterangan resmi, dokter yang menangani Donald Trump menyampaikan bahwa orang nomor satu di Amerika tersebut memang dalam kondisi baik meski infeksi Covid-19 masih menyerang tubuhnya. Meski begitu, beberapa perawatan intensif diberikan.

"Presiden diberikan obat steroid yaitu dexamethasone karena kadar oksigen dalam darahnya turun," kata Dr Sean Conley, di Walter Reed National Military Medical Center, dikutip dari Aljazeera.

Meski kadar oksigen dalam darahnya menurun, Dr Conley menjelaskan kalau kondisi tubuh Trump baik, bahkan dia sudah siap kembali ke Gedung Putih secepatnya hari ini, 5 Oktober 2020. "Seperti penyakit lain, kondisi pasien bisa mengalami yang namanya pasang surut selama pengobatan. Tapi, Presiden Trump kondisinya terus membaik," tambahnya.

Dari penjelasan dr Conley, diketahui bahwa kadar oksigen Donald Trump sudah memburuk sejak dirinya masih di Gedung Putih, Jumat (2/10). Makanya, saat dibawa ke rumah sakit, dalam perjalannya Trump sudah mendapat oksigen tambahan.

Lalu, pada Sabtu (3/10) barulah dexamethasone diberikan untuk mengatasi kadar oksigen yang belum juga membaik. Tapi, Minggu (4/10), dokter Conley mengatakan kalau kondisi Trump terus membaik sekarang. "Kadar oksigen dalam darah Trump saat ini stabil," singkatnya.

Lebih lanjut, Dr Brian Garibaldi, dokter yang menangani Trump lainnya, menjelaskan bahwa Trump kini sedang dilatih untuk bisa bangun dari tempat tidurnya. "Jika hasil observasi kami menunjukkan perbaikan yang signifikan, Trump bisa kembali ke Gedung Putih dan menjalani pengobatan dari sana," ungkap Garibaldi.

Sementara itu, Dr Eric Feigl Ding, seorang ahli epidemiologi dan rekan senior di Federasi Ilmuwan Amerika, menerangkan bahwa pasien Covid-19 yang mendapat pengobatan dexamethasone bisa dikatakan dalam kondisi sangat mengkhawatirkan. Ya, meski dokter yang menangani Trump menyebutkan kalau sang presiden baik-baik saja, nyatanya ada kemungkinan tidak demikian.

"Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, obat dexamethasone hanya digunakan untuk pasien kritis dan parah. Sedangkan, para dokter terkesan memberikan obat dexamethasone pada pasien Covid-19 yang tidak serius," tegas Dr Ding, pada Aljazeera.

Ia pun menerangkan bahwa National Institutes of Health (NIH) hanya merekomendasikan dexamethasone untuk pasien serius yang menggunakan ventilator atau oksigen tambahan. "Tapi, Trump tidak begitu," ketusnya.

Dr Ding pun mengomentari keputusan dokter yang berencana untuk mengeluarkan Trump dari rumah sakit sekarang ke Gedung Putih hari ini. "Trump itu kondisinya sangat buruk, jadi terlalu dini untuk membawanya keluar pada Senin," tegas dia.

Sumber :okezone

No comments

Powered by Blogger.