Nekat Menerobos Perlintasan, Kereta Barang Tabrak Pikap di Tulungagung

 


     Rangkaian kereta api barang menabrak sebuah pikap di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Senin (12/10/2020) malam. Sopir pikap itu diketahui nekat menerobos perlintasan meski sudah diperingatkan oleh penjaga. Beruntung, sopir dan penumpang bisa menyelematkan diri sebelum kereta menabrak hingga menyebabkan mobil terpental sejauh 50 meter.




Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitrianto menjelaskan, kecelakaan tersebut bermula saat pikap bernopol AG 8950 RJ melaju dari arah utara menuju selatan. Mobil tersebut dikemudikan oleh Komarudin (37), warga Desa Sukodono, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Terdapat satu penumpang lain dalam di mobil tersebut.

"Mobil pikap tersebut melaju dari arah utara menuju selatan," ujarnya, Selasa (13/10/2020) pagi.

Setibanya di lokasi kejadian, Komarudin berusaha menerobos perlintasan tanpa palang pintu. Relawan penunggu perlintas tersebut sebenarnya sudah memperingatkan kalau kereta akan melintas. Namun, Komarudin tetap nekat menyeberangi rel.

Setibanya di tengah rel, mesin mobil tiba-tiba mati. Sopir dan penumpang keluar dari mobil dan berusaha mendorongnya. Namun, karena kereta api semakin dekat, tabrakan pun tak terelakan.

"Sudah dihentikan oleh relawan jaga, namun masih jalan. Sesampainya di tengah perlintasan, mesin mati dan langsung tertabrak," jelasnya.

Benturan keras menyebabkan mobil terpental ke sisi utara rel hingga sejauh 50 meter. Mobil nahas itu rusak parah. Posisi mobil yang cukup jauh dari jalan membuat proses evakuasi sedikit menyulitkan petugas. 

"Sopir dan penumpang selamat semua kerugian ditaksir mencapai puluhan juta," pungkasnya.


Sumber :inews

No comments

Powered by Blogger.