Sejarah Hari Batik Nasional, Warisan Budaya Indonesia yang Diresmikan UNESCO

Batik menjadi warisan luhur budaya Indonesia. Batik telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non-bendawi.

Pada 2 Oktober 2009 silam, PBB lewat UNESCO resmi menetapkan batik sebagai warisan

Pada naskah yang disampaikan ke UNESCO, dikutip dari laman resmi Kemendikbud, batik diartikan sebagai teknik menghias yang mengandung nilai, makna, dan simbol budaya.

Dari 76 seni dan budaya warisan dunia yang diakui UNESCO, Indonesia hanya menyumbangkan satu, sementara China 21 dan Jepang 13 warisan.

11 tahun setelah penetapan itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menganggap pertumbuhan batik, baik di bidang seni dan industrinya, tumbuh kiat pesat dan luas.

Direktur Jenderal Kebudyaan Kemendikbud Dr. Hilmar Farid Setiadi merasa, batik akan kian dikenal masyarakat luas dunia karena nilai-nilai batik yang bersifat universal.

"Kita selangkah lagi untuk menjelaskan ke mereka kalau setiap corak batik punya pesan dan nilai-nilai universal yang bisa dipetik," ungkap Hilmar, Kamis 1 Oktober 2020, dikutip dari Antara.

Kata Hilmar, pasar batik secara global telah meluas. Hal ini turut didukung dengan pertumbuhan industri batik rumahan yang kian membaik.

Pertumbuhan batik luar biasa. Industri rumah tangga sampai yang besar pun tumbuh. Market juga masih luas benget," katanya.

Bahkan Hilmar mengatakan, pekerja di UNESCO pun sebagian besar pasti sudah memiliki batik.

"Teman-teman di UNESCO mereka kebanyakan punya batik, dan bisa dibilang sudah merupakan pakaian yang mendunia," lanjut Hilmar.

Kata Hilmar, pasar batik secara global telah meluas. Hal ini turut didukung dengan pertumbuhan industri batik rumahan yang kian membaik.

Pertumbuhan batik luar biasa. Industri rumah tangga sampai yang besar pun tumbuh. Market juga masih luas benget," katanya.

Bahkan Hilmar mengatakan, pekerja di UNESCO pun sebagian besar pasti sudah memiliki batik.

"Teman-teman di UNESCO mereka kebanyakan punya batik, dan bisa dibilang sudah merupakan pakaian yang mendunia," lanjut Hilmar.

"Potensi, saya percaya diri banget Indonesia punya kekayaan intelektual yang besar, dan kita baru mengelola sedikit darinya. Kalau dikerjakan dengan sungguh-sungguh, pasti berpengaruh sangat besar," tutupnya.***






Sumber : bagikanberita.com

No comments

Powered by Blogger.