Taiwan mengkonfirmasi kasus impor virus corona dari Indonesia

Pria Taiwan 40-an yang tinggal di Indonesia adalah kasus No. 515

Pembatasan diberlakukan di ibu kota Indonesia Jakarta pada pertengahan September untuk memerangi penyebaran COVID-19 (foto AP)

TAIPEI  - Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC) mengonfirmasi penduduk Taiwan jangka panjang di Indonesia sebagai pasien virus corona Wuhan (COVID-19) terbaru di negara itu, sehingga totalnya menjadi 515.

Pasien terakhir adalah seorang pria berusia 40-an yang tinggal di Indonesia dari Juni 2019 hingga 29 September, ketika ia tiba di Taiwan bersama empat kerabat. Keempatnya sejak itu dinyatakan negatif.

Ayah pria itu telah didiagnosis dengan virus korona di Indonesia pada 25 September, tetapi ketika kasus No. 515 naik ke penerbangannya ke Taiwan, dia tidak mengalami gejala apa pun, kata CECC. Namun, dia mengalami sakit tenggorokan selama perjalanan dan setelah tiba memberi tahu otoritas kesehatan tentang kondisinya dan juga ayahnya.

Empat kerabat pria itu dan satu penumpang lainnya telah dikurung di karantina rumah, sementara sembilan awak pesawat diminta untuk memantau kesehatan mereka sendiri.


Jumlah kematian akibat virus corona di negara itu tetap tujuh, dengan yang terbaru terjadi pada Mei. 

Hingga Kamis, 24 pasien masih dirawat di rumah sakit, dan 484 telah dibebaskan dari perawatan, menurut CECC.
(Jz)


Sumber : taiwan news

No comments

Powered by Blogger.