Video menunjukkan helikopter misterius mendarat secara ilegal di lingkungan New Taipei

CAA mengatakan helikopter diimpor secara ilegal ke Taiwan, mendarat berbahaya

Helikopter terlihat di lingkungan Tamsui. (YouTube, tangkapan layar Steven Liu)

TAIPEI - Administrasi Penerbangan Sipil Taiwan (CAA) sedang menyelidiki insiden di mana helikopter yang tidak terdaftar terlihat mendarat dan lepas landas di daerah pemukiman New Taipei City bulan lalu.

Pada 12 September, sebuah video muncul yang menunjukkan helikopter pribadi mendarat dan beroperasi di area acak di Distrik Tamsui Kota New Taipei. CAA pada Selasa (6 Oktober), mengkonfirmasi bahwa koordinat lepas landas dan pendaratan pesawat itu ilegal dan akan mendenda operator sesuai dengan Undang-Undang Penerbangan Sipil (民用 航空法), sementara identitas pilot masih dirahasiakan. investigasi, lapor UDN.

Dalam video, yang diambil dari jendela apartemen, helikopter putih Robinson R-22 tampaknya baru saja mendarat di jalan di depan lampu lalu lintas di persimpangan Jalan Yishan dan Jalan Xinshiyi di daerah pemukiman Tamsui. Berdiri sangat dekat dengan baling-baling yang menderu-deru, dua lelaki tua terlihat bercakap-cakap dan menunjuk ke arah pesawat.

Helikopter lepas landas dari jalan. (Tangkapan layar YouTube, Stevan LIU)

Saat baling-baling masih berputar, salah satu pria melompat ke dalam dan pesawat segera lepas landas. Saat menanjak, helikopter terbang sangat dekat dengan pepohonan, kabel listrik, dan gedung apartemen bertingkat tinggi.

Netizen yang menggunakan pegangan Stevan LIU dan memposting video tersebut mengungkapkan kekhawatiran bahwa helikopter itu mungkin menabrak tempat tinggal. Menanggapi video tersebut, CAA mengatakan bahwa karena ada banyak rintangan di dekat tempat helikopter mendarat dan lepas landas, itu sangat berbahaya dan karenanya ilegal.


CAA mengatakan akan mengenakan denda antara NT $ 60.000 (US $ 2.000) dan NT $ 300.000 kepada mereka yang bertanggung jawab, sesuai dengan Undang-Undang Penerbangan Sipil. Ia menambahkan bahwa karena Robinson-R22 tidak diimpor secara legal ke Taiwan, pemilik dan pilotnya dapat menghadapi hukuman penjara hingga 5 tahun atau denda hingga NT $ 1 juta.

Helikopter terbang di dekat apartemen. (Tangkapan layar YouTube, Stevan LIU)

(Jz)


Sumber : Taiwan news

No comments

Powered by Blogger.