268 TKI Asal Trenggalek Siap Berangkat, Taiwan Masih Jadi Magnet Kuat




     Angin segar berembus dari negeri tetangga, 268 calon Tenaga Kerja/Buruh Migran Indonesia (TKI/BMI) yang siap berangkat ke negara tujuan. Hingga pengujung tahun ini sudah ada enam negara yang sudah kembali menerima TKI meski masih ada Pandemi Covid-19.



"Sekitar Oktober lalu 19 negara, termasuk enam negara tujuan TKI telah membuka kembali penerimaan tenaga dari luar negeri," ungkap Plt Kepala Disperinaker Abdul Somad, melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Suparman.

Suparman menambahkan, Taiwan masih jadi primadona para pahlawan devisa untuk mengadu nasib. Buktinya ada 152 TKI memilih Taiwan sebagai negara tujuannya. 32 orang sudah berangkat sementara 120 lainnya masih proses.

Di urutan kedua ada Hongkong, dengan 75 orang TKI yang menaruh harapan di negara tersebut. 23 orang sudah berangkat, sementara 52 masih menjalani proses. Setelah itu ada Malaysia dengan total peminat ada 28 orang TKI. Satu sudah berangkat dan 27 masih proses.

Sedangkan untuk tiga negara lain yaitu Brunei Darussalam ada enam TKI dengan lima sudah berangkat dan satu masih proses. Singapura lima TKI dengan tiga telah berangkat, dan dua masih proses. Serta terakhir Polandia ada dua TKI yang semuanya masih proses.

"Memang yang sudah berangkat masih sedikit, sebab pendataan dimulai setelah ada kepastian pembukaan penerimaan tenaga kerja kembali," ungkap Suparman, Senin, (16/11/2020).

Menurut Suparman dimungkinkan jumlahnya masih akan terus bertambah, seiring banyaknya masyarakat yang membutuhkan pekerjaan paska dampak pandemi Covid-19 yang ada saat ini.

Untuk itu, Disperinaker akan terus memfasilitasi masyarakat yang ingin mengadu masib ke luar negeri. Itu dilakukan dengan catatan Perusahaan Jasa TKI (PJTKI) yang memberangkatkan calon TKI tersebut diakui.

"Pastinya ketika berangkat nanti calon TKI harus mematuhi protokoler kesehatan (prokes) yang ada saat ini seperti melakukan tes swab sebelum berangkat," jelas Suparman. 

Sumber :Jatimtimes

No comments

Powered by Blogger.