7 Manfaat Daun Mint Bagi Kesehatan

Manfaat daun mint tidak hanya digunakan untuk menambah cita rasa makanan atau kesegaran minuman saja, tapi juga kesehatan. (Kham Tran/Wikipedia)


Manfaat daun mint tidak hanya digunakan untuk menambah cita rasa makanan atau kesegaran dalam minuman saja, tapi juga untuk kesehatan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat daun mint juga berguna untuk kesehatan, bahkan hanya dengan mengoleskan minyak dari daun mint ke kulit, menghirup aromanya, atau mengonsumsinya dalam bentuk kapsul.

Mint merupakan nama untuk selusin spesies tumbuhan, termasuk peppermint dan spearmint, yang termasuk dalam gen Mentha.

Berikut 7 manfaat daun mint bagi kesehatan, dilansir dari Heathline.


1. Kaya nutrisi


Meski biasanya tidak dikonsumsi dalam jumlah besar, tapi daun mint mengandung banyak nutrisi.

Mint merupakan sumber vitamin A yang sangat baik, vitamin yang larut dalam lemak yang sangat penting untuk kesehatan mata dan penglihatan malam hari.

Mint juga merupakan sumber antioksidan yang kuat, terutama jika dibandingkan dengan bumbu dan rempah lainnya. Antioksidan membantu melindungi tubuh Anda dari stres oksidatif atau sejenis kerusakan sel yang disebabkan oleh paparan radikal bebas.


2. Redakan gangguan pencernaan


Penelitian menunjukkan bahwa menggunakan minyak peppermint sebagai obat herbal juga dapat membantu gangguan saluran pencernaan.

Minyak peppermint mengandung senyawa yang disebut mentol, yang dianggap membantu meringankan gejala melalui efek relaksasi pada otot saluran pencernaan.

Sebuah tinjauan terhadap sembilan penelitian, termasuk lebih dari 700 pasien dengan gangguan pencernaan, menemukan bahwa mengonsumsi kapsul minyak peppermint memperbaiki gejala secara signifikan lebih daripada kapsul plasebo.

Satu studi menemukan bahwa 75 persen pasien yang mengonsumsi minyak peppermint selama empat minggu menunjukkan perbaikan gejala gangguan pencernaan, dibandingkan dengan 38 persen pasien dalam kelompok plasebo.

Kemampuan daun mint untuk meredakan gangguan pencernaan yakni dengan menggunakan minyak peppermint, bukan daun segar atau kering.


3. Tingkatkan fungsi otak



Selain mengonsumsi mint, ada klaim bahwa menghirup aroma minyak esensial dari tanaman tersebut dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi otak.

Satu studi yang melibatkan 144 orang dewasa muda menunjukkan bahwa mencium aroma minyak peppermint selama lima menit sebelum tes memberi peningkatan yang signifikan dalam memori.

Studi lain menemukan bahwa mencium minyak ini saat mengemudi meningkatkan kewaspadaan serta menurunkan tingkat frustrasi, kecemasan, dan kelelahan.

Namun, tidak semua penelitian setuju bahwa minyak peppermint dapat bermanfaat bagi fungsi otak. Satu studi menemukan bahwa meskipun aroma minyak menyegarkan dan mengurangi kelelahan, itu tidak berpengaruh pada fungsi otak.

Oleh karenanya, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami cara kerjanya dan memastikan apakah peppermint benar-benar meningkatkan fungsi otak.


4. Mengurangi nyeri saat menyusui

Ibu menyusui biasanya mengalami luka pada puting susu dan pecah-pecah, yang membuat menyusui menjadi menyakitkan dan sulit.

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengoleskan mint pada kulit dapat membantu meredakan nyeri yang terkait dengan menyusui.

Dalam penelitian ini, ibu menyusui mengoleskan berbagai bentuk mint ke area sekitar puting susu setelah setiap menyusui. Biasanya, mereka menggunakan minyak esensial sendiri atau dicampur dengan gel atau air. Hasilnya, menunjukkan bahwa rasa sakit pada puting susu menurun pada ibu yang mengoleskan minyak esensial mentol setiap setelah menyusui.


5. Atasi gejala flu


Banyak obat flu dan pilek yang dijual bebas mengandung mentol, senyawa utama dalam minyak peppermint. Selain itu, banyak juga yang percaya mentol efektif dapat menghilangkan hidung tersumbat serta meningkatkan aliran udara dan pernapasan.

Meski begitu, penelitian juga menunjukkan bahwa mentol secara subyektif dapat meningkatkan pernapasan hidung. Hal ini mungkin akan memberikan setidaknya sedikit kelegaan bagi mereka yang terkena flu atau pilek.


6. Atasi bau mulut

Permen karet rasa mint dan permen penyegar napas adalah beberapa hal pertama yang diraih orang saat mencoba mencegah atau menghilangkan bau mulut.

Para ahli sepakat bahwa sebagian besar produk ini dapat menutupi bau mulut selama beberapa jam. Namun, mereka hanya menutupi bau mulut dan tidak mengurangi bakteri atau senyawa lain yang menyebabkan bau mulut sejak awal.

Di sisi lain, meminum teh peppermint dan mengunyah daun segar mungkin dapat menutupi bau mulut dan membunuh bakteri. Sebuah penelitian telah menyoroti efek antibakteri dari minyak peppermint.


7. Tambahan pada menu diet


Manfaat daun mint juga dengan mudah bisa menjadi pelengkap menu diet Anda untuk dipadukan ke salad hijau, makanan penutup, smoothie, dan bahkan air.

Teh peppermint adalah cara populer untuk melengkapi ke dalam menu harian dan membuatnya terasa lebih segar.




Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.