Cetak Rekor, Merpati Dijual Rp26,6 M ke Orang Kaya China

Seekor burung merpati laku Rp26,6 miliar pada lelang daring Pigeon Paradise (Pipa). Burung itu dilepas ke seorang warga China. Ilustrasi. (Mali Maeder/StockSnap).


Seekor burung merpati balap asal Belgia laku dijual hingga 1,6 juta euro Eropa, setara US$1,9 juta atau Rp26,6 miliar (mengacu kurs Rp14.000 per dolar AS).

Mengutip AFP, Senin (16/11) burung merpati tersebut dibeli oleh seseorang yang berasal dari China. Namun, identitas pembeli tersebut tidak diketahui.

Merpati betina bernama New Kim itu dilelang melalui lelang online Pigeon Paradise (PIPA). Penjualan tersebut berhasil mencetak rekor dan mengalahkan rekor penjualan sebelumnya yakni 1,25 juta euro Eropa untuk merpati jantan Armando tahun lalu.

New Kim sendiri dilatih di sebuah loteng terkenal di Antwerp, Belgia. Mulanya, harga lelang dibuka sebesar 200 euro.

"Saya yakin ini rekor dunia, tidak pernah ada penjualan resmi yang didokumentasikan dengan harga seperti itu," kata ketua PIPA Nikolaas Gyselbrecht kepada AFP.

Ia menduga pembeli tersebut ingin mengembangbiakkannya. Kim sendiri baru memenangkan mahkota 2018 sebagai "Ace Pigeon Grand National Middle Distance" dalam kompetisi yang diadakan di Châteauroux dan Argenton-sur-Creuse di Prancis.

Untuk diketahui, burung balap Eropa memang telah tenar secara global dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di China. Pembeli jutawan dari Asia menaikkan harga burung yang meraih juara karena kemampuan naluriah mereka untuk terbang sejauh ratusan kilometer.

Bahkan, burung-burung tersebut masih bisa menemukan jalan pulang. Gyselbrecht mengatakan Belgia sendiri memilih kurang lebih 20 ribu peternak burung balap.

New Kim dilatih oleh ayah dan anak Gaston dan Kurt Van De Wouwer di Berlaar, dekat Antwerpen Belgia. Mereka menjual seluruh koleksi merpati mereka pada Minggu (15/11) lalu.



Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.