Ini Pulau Paling Terpencil yang Jadi Suaka Margasatwa Terbesar di Dunia

Pulau paling terpencil di dunia Tristan da Cunha. (Foto: National Geographic/IFL Science)


SEBUAH proyek terbaru yang diterbitkan dalam jurnal PNAS mengungkap sebuah pulau berpenghuni paling terpencil diubah menjadi salah satu suaka margasatwa terbesar di dunia. Proyek ini akan melindungi kehidupan baik di atas maupun di bawah gelombang di atas 687.247 kilometer persegi (265.347 mil persegi) dari Tristan da Cunha, rangkaian pulau di Atlantik Selatan.

Zona Perlindungan Laut yang baru dibentuk ini akan berukuran kira-kira tiga kali luas Inggris Raya, melarang semua aktivitas penangkapan ikan, karena perairan tersebut telah menjadi zona larangan tangkap.

Suaka ini akan dianugerahi Sabuk Biru perlindungan laut Inggris, artinya akan menjadi zona larangan tangkap terbesar keempat di dunia. Langkah tersebut, yang dipimpin oleh Pemerintah Tristan da Cunha, akan berkontribusi terhadap tujuan Inggris untuk mengamankan 30 persen lautan dunia pada tahun 2030.

Tristan da Cunha adalah negara kepulauan yang ideal untuk tempat perlindungan seperti itu terletak 2.400 kilometer (1.491 mil) dari daratan terdekat.

"Kehidupan kami di Tristan da Cunha selalu didasarkan pada hubungan kami dengan laut, dan itu berlanjut hingga hari ini," kata James Glass, kepala Pulau Tristan da Cunha, demikian dikutip dari IFL Science, Sabtu (14/11/2020).

Program Sabuk Biru, RSPB, dan banyak lainnya telah menjadi mitra berharga dalam membantu Tristan da Cunha mengembangkan strategi perlindungan lautnya. Hal ini akan memberikan hubungan jangka panjang dengan menjadi fondasi yang kuat untuk proyek ini.

Semua itu untuk membantu memastikan keanekaragaman hayati yang unik di kepulauan tersebut dan untuk populasi dunia di masa depan.



Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.