LeBron James Gembira Trump Kalah di Pilpres AS



Bintang NBA, LeBron James mengungkapkan kegembiraannya usai Joe Biden mengalahkan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat.

James mengunggah sebuah gambar Biden yang berhasil melakukan blok pada tembakan Trump ke ring basket. Gambar itu adalah editan dari aksi LeBron James melakukan blok terhadap lay up yang dilakukan Andre Iguodala.

Tak hanya dalam satu unggahan, James juga ikut mengucapkan terima kasih pada warga Philadelphia yang turut andil dalam perolehan suara penentuan yang membuat Biden melebihi perolehan 270 suara. 

LeBron James dan Trump memang sudah berseteru dalam waktu yang cukup lama. James jadi salah satu atlet yang terbuka menentang Trump. LeBron James bahkan ikut gembira ketika Golden State Warriors menolak undangan pergi ke Gedung Putih untuk bertemu Trump.


LeBron James juga vokal bersuara dalam aksi Black Lives Matter di tahun ini. James juga terus bersuara agar rakyat Amerika Serikat menggunakan hak pilihnya di Pilpres AS tahun ini.

"Kita ingin perubahan lebih baik, kita ingin perubahan di lingkungan kita. Kita selalu membicarakan hal tersebut. Kita ingin perubahan dan kini kita punya kesempatan melakukan itu," kata James dikutip dari Sport Bible.

Donald Trump sendiri terlihat cukup terganggu dengan suara James. Hal itu terbukti dari serangan balik yang ia lancarkan pada James.

Donald Trump mengatakan rating final NBA turun drastis karena James dan Lakers tidak menarik.

"NBA sudah terlalu terlibat dalam politik dan tak ada lagi yang peduli. Saya bahkan tidak tahu tim mana yang bermain di final. Saya tak tahu apakah ada yang menonton final NBA," ujar Trump.

Trump juga sempat menuduh James sebagai juru bicara Partai Demokrat.

"LeBron adalah juru bicara partai Demokrat dan sosok juru bicara yang sangat menjijikkan. Saya tak mengenalnya dan saya tidak pernah berjumpa dengannya," ujar Trump.




Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.