Naik Maskapai Taiwan Dapat Kesempatan Bertemu Jodoh


Maskapai penerbangan terbesar kedua di Taiwan, Eva Air, telah bermitra dengan perusahaan aplikasi kencan Mobius untuk membantu penumpang bertemu dengan jodohnya dalam penerbangan bertajuk "Love is in the Air".

Mengutip Lonely Planet pada Rabu (25/11), penerbangan unik ini akan berlangsung selama tiga jam, berangkat dari Bandara Internasional Taoyuan pada Hari Natal, Malam Tahun Baru, dan Tahun Baru.

Penerbangan siang hari terbang di atas pantai timur Taiwan, sedangkan penerbangan malam di atas garis pantai barat pulau, termasuk Taipei.

Menurut Mobius, akan ada 32 lajang dalam penerbangan itu, terbagi antara pria dan wanita.

Meskipun tidak ditentukan bahwa ini adalah acara yang ditujukan untuk heteroseksual, pengaturan tempat duduk akan membuat setiap orang duduk di samping lawan jenis di dalam pesawat.

Syarat untuk bisa naik penerbangan temu jodoh ini adalah bahwa pria harus berusia antara 28 dan 38 sedangkan wanita harus berusia antara 24 dan 35.

Mereka juga harus penduduk Taiwan dan memiliki gelar pendidikan minimal sarjana.

Penumpang penerbangan di Hari Natal pada siang hari akan menikmati teh sore saat mendarat, sementara penumpang pada penerbangan di Malam Tahun Baru akan disuguhi makan malam romantis sebelum terbang ke langit.

Penerbangan Tahun Baru dimulai pagi sehingga penumpang yang berada di dalam pesawat akan diberikan sarapan pagi di darat. Mereka juga akan mendapatkan makanan penutup yang tak kalah lezat.

Sebagai protokol COVID-19, penumpang diwajibkan untuk tetap mengenakan masker saat tidak makan atau minum.

Tiket naik penerbangan temu jodoh ini dibanderol mulai dari NT$8388 (sekitar Rp4,1 juta).




Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.