Presiden Taiwan mengutuk berita palsu China tentang hilangnya F-16

Netizen Tiongkok mengklaim pilot yang hilang mendaratkan pesawatnya di Xiamen, membelot

Presiden Tsai Ing-wen mengunjungi pangkalan Angkatan Udara di Penghu pada bulan September  
(foto CNA)

TAIPEI - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengutuk netizen Tiongkok pada Jumat (20 November) karena menyebarkan "berita palsu berbahaya" yang menuduh pilot F-16 yang hilang telah membelot ke Tiongkok.

Kolonel Chiang Cheng-chih (蒋正 志) lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Hualien Selasa malam (17 November) tetapi menghilang dari radar dua menit kemudian. Pencarian intensif di area Pasifik 9 mil laut (15 kilometer) timur laut Hualien dilaporkan telah mendapatkan sinyal dari kotak hitam pesawat.

Namun, gambar yang muncul secara online yang diduga menunjukkan jet Taiwan mendarat di seberang Selat Taiwan di Bandara Xiamen di provinsi Fujian di China, CNA melaporkan. Netizen China menulis bahwa pilot telah membelot dari negara pulau itu dan membawa jet buatan Amerika itu bersamanya.

Presiden Tsai dan pejabat senior pemerintah Taiwan lainnya mengutuk laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah "berita palsu" yang dirancang untuk merusak moral militer dan publik.

Tsai mengatakan bahwa sebagai panglima tertinggi, dia tidak akan mentolerir hilangnya seorang perwira yang digunakan sebagai propaganda melawan militer Taiwan. Istri Chiang mengatakan suaminya tidak akan pernah membelot ke China karena dia adalah seorang pahlawan, Menteri Pertahanan Yen De-fa (严 德 发) mengatakan kepada media. (SG)


Sumber : Taiwan News

No comments

Powered by Blogger.