Profesor menemukan spesies lobster baru di Taiwan

Lobster yang belum pernah tercatat di Taiwan memiliki pola merah-putih yang khas

(Foto NUTN)

TAIPEI - Seorang profesor di Universitas Nasional Tainan (NUTN) telah menemukan spesies lobster yang belum pernah masuk katalog di Taiwan yang memiliki eksterior merah-putih cemerlang.

Setelah tiga tahun penelitian, Huang Ming-chih (黄铭 志), seorang profesor di Departemen Ilmu dan Teknologi Biologi NUTN, telah menemukan spesies baru lobster endemik Taiwan. Krustasea pada awalnya diyakini sebagai spesies asing, tetapi nelayan berbasis di Keelung telah menangkap spesimen di lepas pantai Kepulauan Dongsha Taiwan (Kepulauan Pratas), lapor UDN .

Huang berkata bahwa dia telah mendengar para nelayan berbicara tentang "lobster merah-putih yang indah" selama bertahun-tahun tetapi tidak pernah melihatnya secara langsung.

Metanephrops neptunus adalah sejenis scampi yang dinamai Neptunus, dewa laut Romawi, dan di Australia dikenal sebagai lobster Neptunus. Hal ini dibedakan dari karapas dan kakinya yang berwarna merah, perut berwarna putih, dan bercak putih pada cakarnya.

Lobster laut dalam ini sebelumnya hanya tercatat di Laut Cina Selatan, tempat ditemukannya pada tahun 1965, dan di lepas pantai barat Australia pada kedalaman 300 hingga 600 meter.

Huang di lapangan. (Foto NUTN)

Bekerja dengan nelayan yang berbasis di Pelabuhan Pemancingan Zhengbin Keelung, Huang berhasil menangkap 10 individu dewasa, termasuk tiga betina yang membawa telur. Dia menggambarkan penemuan itu sebagai "spesimen langka dan berharga, yang akan membantu kita memahami ekologi lobster ini."

Huang berterima kasih kepada Kawai Tadashi (川 井 唯 史) dari Wakkanai Fisheries Institute atas bantuannya mendokumentasikan dan mengidentifikasi spesies lobster. Keduanya telah mempublikasikan temuan mereka di jurnal Crustacean Research. Spesies baru tersebut telah secara resmi terdaftar di Proyek Katalog Kehidupan di Taiwan ( TaiBNET ), dan Huang telah menjuluki makhluk itu "lobster Houhai Neptunus" (lobster Houhai Neptunus).

Ia mengatakan bahwa setelah penelitian spesimen selesai, ia akan menyumbangkannya ke Museum Nasional Taiwan. Dari 45 spesies lobster di seluruh dunia, 14 hingga 16 di antaranya endemik Taiwan dan sebagian besar ditemukan di lepas pantai Taitung, Hualien, Yilan. , Keelung, Semenanjung Hengchun, dan Penghu.

Menurut para nelayan di Keelung, lobster ini sangat langka, hanya sekitar 40 ekor yang ditangkap dalam setahun. Kelangkaan dan pola warna yang tidak biasa membuat lobster tersebut menjadi lobster termahal di wilayah tersebut. (SG)

Sumber : Taiwan News

No comments

Powered by Blogger.