Taiwan akan menggunakan kamera akustik untuk menangkap pelanggar yang menggunakan variasi suara pada kendaraan di lalu lintas tahun depan

Denda bagi pelanggar di Taiwan bisa berlipat ganda tahun depan menjadi NT $ 7.200

(Foto EPA)

TAIPEI  - Kamera akustik baru akan hadir di jalanan Taiwan tahun depan untuk menangkap pelanggar kebisingan lalu lintas, dan denda untuk pelanggaran semacam itu bisa segera berlipat ganda.

Taiwan selama beberapa dekade diganggu oleh suara pengendara yang menderu-deru di jalan dengan kendaraan yang dimodifikasi. Dalam upaya untuk lebih menegakkan batas kebisingan lalu lintas yang ada, Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah mengembangkan kamera akustik, yang akan beroperasi tahun depan.

Bertepatan dengan peluncuran kamera lalu lintas yang canggih, sejumlah legislator telah mengusulkan untuk mengubah peraturan saat ini untuk menggandakan denda maksimum untuk pelanggaran kebisingan lalu lintas menjadi NT $ 7.200 (US $ 252), lapor EBC . Saat ini, pemilik kendaraan diketahui melakukan perbuatan berlebihan kebisingan dapat dikenakan denda antara NT $ 1.800 dan NT $ 3.600.

Mulai tahun depan, kamera lalu lintas baru akan dipasang yang dapat menunjukkan kendaraan mana yang melebihi batas desibel yang ditentukan. Sistem ini mencakup 32 mikrofon, komputer induk, dan kamera yang dapat mendeteksi pelat nomor kendaraan yang bergerak.


Pelanggaran kebisingan lalu lintas terbanyak di Taiwan tercatat di enam kota besar, kota yang paling banyak pelanggarannya adalah Taipei dengan 40.000 kasus, New Taipei City dengan 36.000 kasus, dan Taoyuan dengan 13.000 kasus.

Menurut peraturan saat ini, pemilik kendaraan yang melebihi batas kebisingan kurang dari 5 desibel akan menerima denda sebesar NT $ 1.800, sedangkan jika melanggar batas tersebut sebesar 5 hingga 10 desibel akan dikenakan denda sebesar NT $ 2.700, dan melampaui batas sebesar NT $. 10 desibel didenda NT $ 3.600. (SG)

Sumber : Taiwan News

No comments

Powered by Blogger.