Warisan Budaya yang Diakui UNESCO, Kenali 7 Karakter Wayang Paling Sakti


WAYANG memang telah diakui sebagai warisan budaya mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity) oleh UNESCO. Wayang memang memiliki banyak sejarah di Indonesia.

Apalagi, wayang dinilai sebagai media dakwah Islam yang sukses di Indonesia oleh Sunan Kalijaga. Oleh karena itu, setiap tanggal 7 November setiap tahunnya, diperingati sebagai hari wayang.

Selain memiliki bentuk rupa yang unik, wayang juga memiliki cerita-cerita menarik dan karakter yang tak biasa yang juga menjadi daya tarik dari pertunjukan budaya tradisional asli Indonesia ini. Maka, tidak mengherankan apabila pertunjukan wayang masih dinikmati di era modern saat ini, bahkan berkembang dengan hadirnya pertunjukan wayang secara virtual.

Sebagai pemilik sah dari warisan budaya wayang, sudah seharusnya bagi kita untuk mengenal sekilas mengenai karakter-karakter dalam wayang. Tak kalah keren dengan karakter superhero fiksi, berikut adalah sejumlah karakter wayang yang paling terkenal.

Arjuna

Karakter ini tentunya sudah tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia. Arjuna terkenal sebagai karakter wayang yang tampan dan pesonanya yang begitu memikat wanita. Karakternya bahkan dinilai oleh banyak pakar budaya Jawa sebagai prototipe ideal ksatria Jawa.

Maka, tak mengherankan apabila dahulu banyak orangtua Indonesia yang menamai putranya dengan Arjuna dengan harapan buah hatinya dapat tumbuh dengan karisma dan pesona.

Ia besar dengan nama kecil Permadi, yang merupakan anak bungsu dari Prabu Pandu dan Dewi Kunti. Arjuna ahli dalam memanah dan merupakan murid kesayangan Dorna yang merupakan guru besar seni pertempuran. Ia memiliki beberapa senjata dan mata panah sakti.

Senjata panahnya yang paling terkenal adalah Ardadedali yang memiliki kemampuan mendeteksi gen sehingga panahnya tidak akan melukai orang dalam garis keturunan Arjuna. Sementara itu, panah Pasopati miliknya dapat mengenai sasaran dengan tepat.

Meskipun pandai berperang dan seorang ksatria, Arjuna memiliki sifat yang lembut kendati berada di tengah medan perang. Ia menjadi simbol kelembutan yang mampu mengalahkan hawa nafsu yang dicerminkan dari sifat kasar dan brutal.


Gatotkaca

Karakter wayang yang satu ini tentunya sudah tidak lagi asing di telinga Anda. Namanya memang sudah melekat di telinga orang Indonesia, bahkan semakin terkenal ketika karakternya muncul dalam film Star Trek: Discovery dan menjadi karakter dari game daring Mobile Legend: Bang Bang.

Gatotkaca merupakan putra dari Bima atau Wekudara dan Dewi Arimbi. Ia merupakan tokoh yang terkenal dengan sebutan ksatria "otot kawat, tulang besi". Ia dianugerahi kesaktian luar biasa semenjak dirinya dimasukkan ke dalam Kawah Candradimuka saat kecil dan kemudian diramu dengan segala kesaktian dewa.

Di samping itu, ia juga memiliki kemampuan terbang tanpa terdeteksi oleh lawan, kebal, serta dapat menghancurkan siapapun yang dihantamnya.

Gatotkaca merupakan penggambaran tokoh sempurna dari seorang prajurit. Ia selalu berada di barisan terdepan dalam hal bela negara, namun tidak pernah menuntut apapun sebagai imbalan. Hal ini membuat karakternya menjadi contoh teladan sebagai seorang yang abdi terhadap negara.


Bima

Bima atau Werkudara adalah sosok yang juga digambarkan sebagai ksatria ideal. Ia merupakan kakak seibu dan seayah dari Arjuna, juga ayah dari Gatotkaca, yang diwujudkan sebagai petarung yang memiliki tubuh tinggi besar, berotot, dan atletis.

Berbeda dengan Arjuna, ia terkenal sebagai petarung yang sadis dan brutal ketika berhadapan dengan Kurawa. Meski begitu, Bima memiliki sifat penyayang dan rela berkorban. Ia terkenal jujur, tabah, patuh, setia, berani, dan kuat.

Dalam bertarung, ia memiliki kekuatan fisik tak terbatas serta kerap memegang senjata Gada Rujakpolo dan Bargawa yang diwujudkan sebagai kapak besar. Sedangkan Gada Rujakpolo itu sendiri adalah palu besar layaknya kepunyaan Thor yang dapat bertambah besar, berat, dan kuat apabila diadu dengan senjata lawan.


Anoman

Tokoh Anoman terkenal dalam perannya dalam membantu Rama menyelamatkan Dewi Sinta yang diculik oleh Raja Alengka, Rahwana. Rupanya adalah seekor kera putih yang memiliki kemampuan setara dengan dewa dan kehidupan yang kekal karena ia dapat menentukan ajalnya sendiri.

Tak hanya itu. Layaknya karakter Flash, Anoman memiliki keahlian untuk bergerak dan berpindah secara cepat yang disebut sebagai Sepiangin. Sebagai anak angkat Batara Ayu, ia mewarisi kekuatan yang dimiliki setiap keturunan dan anak angkat sang dewa, salah satunya adalah dapat menghancurkan apapun dengan kekuatan Aji Mundri.

Selain berkekuatan, Anoman dikenal memiliki watak yang pemberani, setia, dan waspada. Meski wujudnya adalah seekor kera putih, ia tetap berbudi pekerti baik, rendah hati, tabah, dan patuh terhadap istiadat layaknya seorang manusia.


Kresna


Prabu Kresna merupakan titisan Batara Wisnu yang dipercaya sebagai penjaga ketertiban dunia. Sebagai titisan, ia memiliki beberapa kekuatan yang dimiliki para dewa. Satu yang paling terkenal adalah kemampuan Triwikrama yang akan menjadikannya sebagai sosok raksasa besar, Brahalasewu yang memiliki seribu kepala, banyak tangan, dan menggenggam berbagai senjata, ketika dirinya tengah marah.

Selain itu, ia juga memiliki senjata yang juga dimiliki oleh Batara Wisnu, yakni Cakra Baskara yang berbentuk anak panah dengan ujung berbentuk roda bergerigi. Dengan pusaka lainnya, Cangkok Wijayakusuma, ia juga dapat menghidupkan kembali orang yang telah meninggal dunia.

Dirinya lahir dari perkawinan Prabu Basudewa dan Dewi Mahendra. Meskipun merupakan anak dari seorang raja besar, Prabu Kresna tidak pernah tinggal di kerajaan sejak kecil. Ia lebih memilih untuk dekat dengan rakyat kecil. Pribadinya memang terkenal gemar berfilsafat dan menuntut ilmu meski masih dalam usia yang sangat belia.


Nakula


Nakula yang Anda kenal pastilah sepasang aktor kembar lelaki yang memiliki rambut ikal dan sering muncul di layar kaca zaman dahulu. Nakula dalam dunia perwayangan digambarkan sebagai sosok yang tampan, ahli dalam astrologi, serta pandai merawat dan berkuda. Nakula merupakan titisan seorang dewa tabib, Batara Aswin, yang memiliki kemampuan pada senjata lembing.


Sadewa


Saudara kembar dari Nakula ini terkenal sebagai seorang yang cerdas dan pandai dalam berpendapat. Dia adalah seorang pembicara yang handal. Ia dan kembarannya merupakan jelmaan dari Dewa kembar Aswin yang dikenal sebagai Dewa Pengobatan.


Sumber : okezone.com

No comments

Powered by Blogger.