12 universitas di Taiwan mengalami tingkat pendaftaran di bawah 60 persen

Taiwan menghadapi krisis pendidikan tinggi karena 79 program pascasarjana menerima nol siswa baru pada tahun 2020

Institut Kuliner Taiwan memiliki tingkat pendaftaran 39,5 persen tahun ini.  (Foto CNA)

TAIPEI  - Belasan universitas di Taiwan mengalami angka pendaftaran di bawah 60 persen tahun ini, termasuk Institut Kuliner Taiwan yang hanya memiliki 39,5 persen.

Menurut statistik yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan (MOE) pada Rabu (30 Desember), tingkat pendaftaran di beberapa universitas di negara tersebut telah anjlok ke posisi terendah baru untuk tahun akademik saat ini. Sebanyak 12 lembaga pendidikan tinggi menerima kurang dari 60 persen pendaftaran reguler.

12 sekolah tersebut termasuk Institut Kuliner Taiwan, Universitas St.John, Universitas Shoufu Taiwan, Institut Perdagangan dan Teknologi Tatung, Institut Desain Tung Fang, Universitas MingDao, Universitas Timur Jauh, Universitas Teknologi Chienkuo, Seminari Kristen Baptis Taiwan, Institut Tzu Hui Teknologi, Universitas Teknologi Kelautan Taipei, dan Universitas TransWorld.

Statistik juga menunjukkan bahwa 121 program gelar universitas tidak memiliki pendaftaran baru tahun ini, 79 di antaranya adalah program pascasarjana. Institut bergengsi seperti Universitas Nasional Tsing Hua, Universitas Nasional Cheng Kung, dan Universitas Nasional Chengchi termasuk di antara sekolah-sekolah yang menderita kekurangan siswa baru di beberapa program pascasarjana mereka.

Tingkat pendaftaran yang lebih rendah dari 60 persen telah digunakan sebagai indikator untuk universitas-universitas yang sedang berjuang menghadapi penutupan. Meskipun MOE telah mendorong sekolah dengan pendaftaran rendah untuk bergabung, banyak dari mereka masih berjuang untuk bertahan hidup.


Sumber : Taiwan News

No comments

Powered by Blogger.