7 Tradisi Perayaan Natal di Penjuru Indonesia

Bagi yang rindu kemeriahan Hari Natal, berikut rangkuman tradisi dan ritualnya di penjuru Indonesia.
Ilustrasi gereja. (falco/Pixabay)


Sebelum pandemi virus Corona melanda dunia, Hari Natal dirayakan dengan berbagai kemeriahan. Mulai dari pasar Natal hingga ajang diskon belanja.

Pemeluk agama Kristen juga dengan semangat menghias rumahya dengan dekorasi khas Natal, tak lupa acara kumpul keluarga usai menghadiri ibadah di gereja.

Tak kalah dengan luar negeri, di penjuru Indonesia tradisi dan ritual Natal juga ada.

Namun kini tradisi dan ritual Natal nampaknya tiada. Ibadah di gereja juga dibatasi dan diberi protokol kesehatan pencegahan virus Covid-19 yang ketat.

Bagi yang rindu kemeriahan Hari Natal, berikut rangkuman tradisi dan ritualnya di penjuru Indonesia:

1. Kunci Taon, Manado

Bagi masyarakat Manado, perayaan Natal sudah dimulai sejak 1 Desember. Umumnya disebut dengan perayaan Kunci Taon.

Dalam bahasa Indonesia, Kunci Taon artinya Penguncian Tahun. Jadi, perayaan Natal dan tahun baru diibaratkan sebagai penutup tahun.

Perayaan dilakukan dengan festival yang digelar sebulan penuh, dimana masyarakat akan berpawai keliling kota menggunakan kostum bertema Natal.


1. Kunci Taon, Manado

Bagi masyarakat Manado, perayaan Natal sudah dimulai sejak 1 Desember. Umumnya disebut dengan perayaan Kunci Taon.

Dalam bahasa Indonesia, Kunci Taon artinya Penguncian Tahun. Jadi, perayaan Natal dan tahun baru diibaratkan sebagai penutup tahun.

Perayaan dilakukan dengan festival yang digelar sebulan penuh, dimana masyarakat akan berpawai keliling kota menggunakan kostum bertema Natal.


Sumber : cnnindonesia.com

No comments

Powered by Blogger.